logo

Jateng Terus Memacu Penerbitan Obligasi Daerah

 Jateng Terus Memacu Penerbitan Obligasi Daerah

Foto Istimewa
16 September 2019 14:51 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Pemprov Jateng meyakini penerbitan obligasi daerah akan segera terwujud. Gubernur Ganjar Pranowo menyebut, penerbitan obligasi daerah harus direalisasikan. Pembahasan terkait perda obligasi daerah sendiri, sempat terhenti akibat ada pemilihan legislatif beberapa waktu lalu.

"Pemerintah sudah siap menerbitkan obligasi daerah. Kini tinggal menanti persetujuan DPRD Jateng, sebab obligasi daerah bentuknya perda," kata Ganjar Pranowo, Senin (16/9/2019).

Ganjar mengaku, tidak mudah menjelaskan kepada anggota DPRD Jateng terkait apa manfaat dari penerbitan obligasi daerah. Karena itu, pihaknya meminta bantuan OJK untuk menjelaskan secara rinci tentang obligasi daerah.

Menurutnya, percepatan pembangunan di daerah tidak bakal terwujud jika hanya mengandalkan keuangan daerah. Salah satu cara yang bisa dilakukan, adalah memanfaatkan obligasi daerah. Sejauh ini, OJK terus melakukan sosialisasi tentang obligasi daerah.

“Semoga penerbitan obligasi daerah segera terwujud. Setelah berjalan, Pemda kelak bisa memanfaatkannya untuk percepatan pembangunan,” tuturnya.

Tak bisa dimungkiri, istilah obligasi daerah masih kurang familiar dan belum dilirik banyak pihak. Namun demikian, Ganjar menegaskan jika untuk percepatan, cara seperti ini bisa menjadi solusi konkret, karena jika hanya mengandalkan APBD tidak akan optimal.

Ketua OJK, Wimboh Santoso, di Semarang beberapa waktu lalu mengatakan, substansi pentingnya obligasi daerah tidak perlu ditanyakan lagi. Lantaran, obligasi daerah bisa menjadi alternatif pembiayaan selain dari APBD.

Pemerintah semestinya lebih memikirkan proyek apa yang cocok dibiayai lewat obligasi daerah. Pihaknya juga terus melakukan pendampingan kepada pemerintah untuk penerbitan obligasi daerah.***

Editor : Yon Parjiyono