logo

Ketum KONI DKI Lepas Atlet Tenis Meja TC Ke China

Ketum KONI DKI Lepas Atlet Tenis Meja TC Ke China

Atlet tenis meja Pelatda PON DKI Jakarta foto bersama usai dilepas Ketum KONI DKI Jakarta, Senin (16/9/2019). (Foto: Dok Humas KONI DKI).
16 September 2019 12:09 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo melepas atlet Pelatda PON DKI Jakarta untuk menjalani training camp (TC) ke China. Tim yang dipimpin pelatih Nanang Gatot Subroto bertolak ke Negeri Tirai Bambu pada Selasa (17/9/2019).

Menurut rencana tim Pelatda tenis meja PON DKI ini akan berlatih di China selama satu bulan penuh. Mereka akan kembali ke Tanah Air pada 17 Oktober bendatang.

Mereka yang berangkat adalah Nanang Gatot Subroto, Stella Priska Palit, Fernando Melkyanus, Deepash Anil Bhagwani, Bagus Adji Saputra, Benjamin Mulya Pratikno, Mira Fitria, Rina Sintya, Desi Ramadanti, dan Anastasya Fabian. Mereka yang beranggotakan 10 orang ini akan TC di Zhengding International Table Tennis Training Center Beijing, China.

Menurut Gatot, selain melakukan TC atlet binaannya akan melakukan serangkaian uji coba dengan klub-klub tenis meja yang ada di Kota Beijing dan sekitarnya.

“Program latihan sudah dibikin oleh pelatih tempat kita TC dengan sejumlah try out ke provinsi-provinsi terdekat sekitar Kota Beijing,” kata Gatot kepada Suarakarya.id di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Sementara itu Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo berpesan, atlet yang berangkat ke China ini benar-benar memanfaatkan waktu latihan semaksimal mungkin. Berlatih dengan tekun, jangan buang-buang kesempatan karena China adalah gudangnya atlet-atlet tenis meja terbaik di dunia.

“Jadi maksimalkan waktu yang ada untuk berlatih. Tunjukkan kemampuan kalian dengan berlatih sungguh-sungguh guna mencapai prestasi yang diinginkan. Tenis meja punya target mempertahankan juara umum PON, seperti yang diperoleh pada PON XIX/2016 Jawa Barat,” kata Djamhuron.

Pensiunan jenderal bintang satu TNI AL ini menambahkan, setiap atlet harus mempertanggungjawabkan uang rakyat DKI Jakarta yang digunakan untuk TC ini dengan prestasi. Oleh karenanya, tidak ada waktu untuk berleha-leha di negeri orang.

“Tunjukkan kepada pemerintah DKI bahwa kalian tidak sia-sia berlatih keluar negeri dengan merebut medali emas sebanyak-banyaknya di PON XX/2010 Papua nanti,” lanjut Djamhuron.

Sekretaris Umum PTMSI DKI Jakarta RBJ Bangkit menambahkan, atlet tenis meja DKI yang akan berangkat ke China Selasa besok datang ke KONI DKI untuk menerima arahan dari Ketum KONI DKI Jakarta.

Diharapkan atlet paham apa yang disampaikan Ketum KONI DKI kepada mereka bahwa mereka berangkat ke China untuk mengejar prestasi. Jadi target mempertahankan gelar juara umum PON di cabang tenis meja dapat tercapai nanti.

“Berlatihlah di China dengan tekun, karena untuk mendapatkan ilmu di Negeri China itu butuh biaya yang besar,” ucap Bangkit. ***