logo

Humaira Project Gelar Acara Santunan Bersama Anak Yatim

Humaira Project Gelar Acara Santunan Bersama Anak Yatim

Humaira Project saat santunan bersama anak yatim.
15 September 2019 21:40 WIB
Penulis : Agung Elang

SuaraKarya.id - JAKARTA: Humaira Project menggelar acara berbagi dengan Anak Yatim dan Dhuafa dengan tajuk "Ceria Bersama Humaira". Acara ini digelar di Halaman DPD Golkar DKI Jakarta, Minggu (15/9/2019).

Acara ini digelar sebagai bentuk amanah, umat muslim yang diwajibkan untuk menjalankan salah satu perintah dari Allah SWT yaitu menyayangi, menyantuni dan memberi perhatian terhadap anak Yatim karena mereka memiliki kedudukan tersendiri daripada anak-anak lainnya.

Acara yang bertema "Anak Hebat dan Bermanfaat” ini dihadiri oleh 100 anak Yatim dan Dhuafa dari 2 Kecamatan, yaitu Kebayoran Lama dan Menteng Tenggulun.

Acara pun dibalut menarik agar anak-anak terhibur dan ceria, seperti misi Humaira Project ini, yaitu Ceria bersama Humaira. Selain games yang melibatkan anak-anak, hadir pula dongeng islami yang dibawakan oleh Kak Barra.

Selain memberikan pesan moral untuk anak-anak, dongeng ini dikemas dengan unik karena menghadirkan sosok Popy, si boneka lucu yang juga berinteraksi langsung. Dihiarapkan dengan dongeng yang atraktif dan interaktif ini, anak-anak yang terdiri dari usia TK dan SD ini, akan dengan mudah menyerap pesan-pesan yang disampaikan. 

HUMAIRA PROJECT, adalah sebuah Crowdfunding, gerakan berbasis sosial yang berkonsentrasi dalam penggalangan dana untuk tujuan kemanusiaan, seperti Kepedulian terhadap Masyarakat kurang mampu, Santunan kepada Yatim-Piatu, Bantuan Korban Bencana, Perbaikan Sarana Publik, Kemajuan di bidang Pendidikan, Seni, Budaya dan Kesehatan. 

Digagas oleh 3 sahabat dengan latar belakang dunia Broadcast yang bertemu saat ketiganya bekerja di Stasiun Televisi swasta; Rahmania Tenrimelle (Ninuk) , Noor Baity (Betty), dan RA Mira Hendriastuti Kusuma (Miea), HUMAIRA PROJECT adalah sebuah Proyek yang lahir karena kesamaan visi diantara ketiganya, yang ingin berkontribusi untuk tujuan sosial.

“Kami ini berteman sudah belasan tahun, kalau ketemu di café atau tempat nongkrong, biasanya bahasan obrolannya ngalor-ngidul ga jelas. Yaa.. biasalah, emak-emak ngerumpi… Akhirnya kami berpikir, persahabatan ini harusnya bisa menghasilkan sesuatu yang positif. Mungkin dimulai dari yang kecil dulu, seperti membuat komunitas atau organisasi sederhana yang bergerak dalam konteks kemanusiaan,” ujar Miea, menceritakan awal bagaimana Humaira Project mulai dibentuk.

Meskipun dengan modal seadanya, kami mencoba bergerak untuk event pertama ini. Banyak yang merespon dan membantu, seperti support untuk lokasi, equipment Sound System, Para Pengisi Acara dan MC. 

"Support dalam bentuk kirim dana dan tenaga juga ada, terutama dari Keluarga dan Teman-teman dekat. Alhamdulillah semua mendukung berlangsungnya acara ini. Kami berharap dengan awal yang baik ini, bisa terus lanjut ke kegiatan-kegiatan berikutnya," kata Betty menambahkan.

Humaira Project akan terus mengajak setiap orang untuk dapat berpartisipasi dengan memberikan dukungan dalam bentuk apapun, baik itu uang, barang-barang, waktu, dan sebagainya. Nantinya, setiap bentuk bantuan atau donasi akan disalurkan kepada yang membutuhkan, sesuai dengan proyek yang dicanangkan saat itu. 

“Kami memiliki akun Sosmed seperti Instagram dan Facebook, dimana di kanal-kanal tersebut akan kami share kegiatan atau proyek apa yang sedang direncanakan. Untuk website masih dalam proses, nanti setelah launching, teman-teman bisa mengakses linknya untuk bisa mengikuti aktivitas kami. Inshaa Allah, melalui jaringan digital, niat baik ini bisa sampai ke siapapun yang punya tujuan yang sama dengan kami," tutur Ninuk.

Editor : B Sadono Priyo