• Minggu, 2 Oktober 2022

Awal 2022, Polres Sorong Gelar Press Release Tahunan

- Kamis, 13 Januari 2022 | 20:09 WIB
Istimewa
Istimewa

Bajak Laut

Nelayan Sorong  ketakutan  memburu ikan karena  aksi bajak laut   yang sering merampok  di perairan setempat. Masyarakat melaporkan sejumlah barang nelayan dirampas dan pemilik dipukuli hingga pingsan.

 Bajak laut tersebut menodongkan senjata  tajam ke pemilik barang dengan maksud untuk  menjarah barang serta hasil tangkapan nelayan.

Kejadian itu  di sekitar  perairan kabupaten Sorong. Kawasan perairan Sorong  merupakan salah satu sentra perikanan di Sorong Raya.

Wilayah ini berbatasan langsung dengan kabupaten Sorong Selatan  dan kabupaten Raja Ampat. Termasuk berbatasan  dengan kota Sorong.

Laporan Nelayan Resah itu akhirnya sampai di kepolisian. Baik di Sorong maupun di Raja Ampat polisi mengejar para pembajak Laut itu.

Dijelaskan, setidaknya masyarakat  setempat   menjadi korban bajak laut di perairan Seget Sorong dan sekitarnya. Sejumlah barang di kapal dirampas.

“Kami telah mengamankan 9 motor mesin tempel dari pelakunya. Salah satu pelaku  adalah mekanik  mesin-mesin  tempel itu. Pelakunya sudah ditahan.  Karena itu, masyarakat yang merasa kehilangan mesin  tempel agar  membawa surat pembelian,”katanya.

Dijelaskan,  mesin tempel  itu sama dengan  motor roda dua maupun roda empat. Ada nomor mesin yang juga tertera di surat-surat pembeliannya.

 “Untuk itu  bagi mereka yang merasa kehilangan agar membawa surat pembeliannya, siapa tahu  ada mesinnya  di Polres Sorong saat ini. Barangnya dibawa pulang,” ujarnya.

Ia,  menyebut para bajak laut itu mengintai dan menjarah nelayan di perairan Sorong dan sekitarnya yang tengah menangkap ikan. Dengan menggunakan alat seperti parang dan kayu. Untuk mengintimidasi para nelayan.  Menurutnya, aksi bajak laut itu telah terjadi sejak  beberapa bulan terakhir  dan sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

"Nelayan kami di perairan Sorong, Raja Ampat maupun Sorong Selatan  merasa sangat takut oleh aksi perompak itu.  Yang sewaktu-waktu bisa meneror  nelayan  ketika sedang mencari ikan di lautan lepas,"kata  Matius, warga kota Sorong kepada suarakarya.id, tadi malam.

Menurut Kapolres, hal yang sama terjadi juga bagi pencurian motor roda dua. “Banyak motor roda dua saat ini ada di Polres Sorong. “Bagi warga kota dan kabupaten Sorong yang merasa kehilangan motor roda dua agar datang di Polres Sorong. Yang penting STNK  dan nota pajak.  Pasti ada nomor mesinnya, bisa diambil kembali motor miliknya,”katanya.

Halaman:

Editor: Yacob Nauly

Terkini

Ini Cara Mempersiapkan Rencana Keuangan Untuk Masa Senja

Jumat, 30 September 2022 | 18:17 WIB

Bank bjb Tandatangani Pakta Integritas dengan BPDPKS

Kamis, 29 September 2022 | 12:29 WIB
X