• Sabtu, 1 Oktober 2022

Dilaporkan Ke KPK, Gibran Mengaku Belum Dapat Laporan, Tapi Siap Diperiksa

- Senin, 10 Januari 2022 | 21:07 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka

SOLO: Dua anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut dilayangkan oleh Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis 98, Ubedilah Badrun, Senin (10/1/2022).

Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis  dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Menanggapi hal itu tersebut, Gibran Rakabuming Rakamengaku belum mendengar adanya laporan dirinya dan sang adik, Kaesang Pangarep ke KPK. Bahkan, Gibran yang juga Wali Kota Solo itu bertanya kepada wartawan terkait hal tersebut.

"Apa kesalahannya? Korupsi opo? Soal pembakaran hutan?. Sik (tunggu) nanti takon (tanya) Kaesang ya," kata Gibran kepada wartawan di Makorem 074/Warastratama Solo.

Meskipun mengaku belum menerima laporan, dirinya mempersilahkan untuk dilaporkan jika ada kesalahan. Pihaknya juga mengatakan siap diperiksa KPK jika memang terbukti melakukan kasalahan.

"Silahkan dilaporkan kalau salah kami siap. Kami siap dicek KPK,. Cek saja, kalau ada yang salah silahkan dipanggil. Salahe apa ya buktikan," ujarnya.

Sebelumnya, dua anak Presiden Joko Widodo dilaporkan Ubedilah ke KPK karena kasus dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis  dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Dalam laporannya, Ubedilah menyebut kasus tersebut berawal dari tahun 2015 ketika ada perusahaan besar bernama PT SM yang sudah menjadi tersangka pembakaran hutan dan dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp7,9 triliun. Namun, dalam prosesnya, Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan tuntutan senilai Rp 78 miliar.

Hal tersebut terjadi pada Februari 2019 setelah Gibran dan Kaesang membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

Ini Cara Mempersiapkan Rencana Keuangan Untuk Masa Senja

Jumat, 30 September 2022 | 18:17 WIB

Bank bjb Tandatangani Pakta Integritas dengan BPDPKS

Kamis, 29 September 2022 | 12:29 WIB

Sebulan Penuh Ada Pesta Diskon di Solo Great Sale Lho!

Minggu, 25 September 2022 | 19:05 WIB
X