BI Solo Dorong Pengembangan Kawasan Kuliner Halal Di Kauman

- Senin, 6 Desember 2021 | 23:13 WIB
Pelatihan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuliner Kauman,
Pelatihan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuliner Kauman,

SOLO: Bank Indonesia (BI) Solo mendorong pengembangan kawasan kuliner halal Kauman Solo, Jawa Tengah. Salah satu bentuk dukungan melalui pelatihan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kuliner Kauman, Senin (6/12/2021).

Bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Solo serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), dan stakeholders terkait, BI Solo mengembangkan program pilot project kawasan halal berbasis komunitas dan budaya di Kampung Kauman.

"Kawasan halal dirancang untuk mengembangkan produk-produk yang dipastikan kehalalannya sesuai dengan Sistem Jaminan Produk Halal," jelas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo, Nugroho Joko Prastowo, di Kampung Batik Kauman Solo.

Menurut Nugroho, program ini salah satunya  menyasar pada industri kuliner Kampung Kauman yang ditujukan untuk mendukung branding Kota Solo sebagai salah satu destinasi wisata kuliner halal. Sekaligus meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk Kampung Kauman.

"Untuk itu, Bank Indonesia Solo menyelenggarakan kegiatan capacity building bagi pelaku usaha kuliner yang tergabung dalam Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman (PKWBK) Solo, sekaligus sebagai persiapan (pre-event) program pilot project pengembangan Kawasan Kuliner Halal Kauman Solo," jelasnya lagi.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 50 anggota PKWBK dan dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 10 Desember 2021 di Kampung Kauman Solo. Lebih lanjut Nugroho mengatakan industri halal telah tumbuh menjadi perspektif baru dalam perkembangan bisnis pasar dunia. 

Konsumsi produk halal saat ini tidak terbatas hanya pada muslim namun sudah merambah ke nonmuslim yang mengenal halal sebagai prasyarat bagi produk yang baik, sehat, dan bermutu tinggi. 

"Ini peluang untuk pengembangan produk dan industri halal sangat terbuka saat ini dan kedepannya di berbagai wilayah di dunia," katanya. 

Setidaknya terdapat enam industri halal yang  sudah ada dalam lingkup global, antara lain makanan, wisata halal, fashion, media dan rekreasi, farmasi-kosmetika, serta keuangan. 

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

Temui Habib Novel, Gibran Minta Doa Ini

Rabu, 1 Februari 2023 | 16:57 WIB

Gandeng PT KAI, Gibran Promosikan Solo Safari

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:33 WIB

Komisi D Dukung Percepatan Musor KONI Kota Bandung

Rabu, 1 Februari 2023 | 05:13 WIB
X