• Minggu, 26 Juni 2022

Target PTSL Tercapai, Kantah Semarang Berharap Pemkot Semarang Ikut Mendukung Penuh

- Sabtu, 11 April 2020 | 23:10 WIB
Kepala ATR/BPN Kota Semarang, Sigit Rachmawan Adhi
Kepala ATR/BPN Kota Semarang, Sigit Rachmawan Adhi

SEMARANG: Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Semarang berkomitmen tidak kurang dalam kurun waktu 4 tahun ke depan siap untuk memenuhi target bahwa pada akhir tahun 2023 seluruh bidang tanah di Jawa Tengah harus sudah terdaftar tidak terkecuali juga di Kota Semarang.

Hal ini juga sesuai dengan Program Presiden Joko Widodo bahwa pada Tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia harus sudah bersertipikat. Termasuk atas arahan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang pada akhir tahun 2023 seluruh bidang tanah di Jawa Tengah, termasuk target Kantah Semarang harus sudah terdaftar semuanya.

Kepala Agraria Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Semarang, Sigit Rachmawan Adhi, ST,MM menjelaskan jumlah bidang tanah di Kota Semarang ada sebanyak 593.979 bidang. Tanah sudah terdaftar (bersertipikat) sebanyak 548.172 bidang atau sebesar 92.29% sedangkan tanah yang belum bersertipikat adalah sebanyak 45.807 bidang atau sebesar 7.71%.

Sedangkan pendaftaran pensertipikatan tanah tersebut melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) maupun secara mandiri.

Dalam hal ini, Sigit Rachmawan Adhi berharap tentunya dengan dukungan dari Pemerintah Kota Semarang beserta jajarannya khususnya Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau dikenal dengan sebutan Hendi terhadap dukungan anggaran dan sumber daya yang ada akan sangat membantu pencapaian target penyelesaian pensertipikatan bidang tanah di Kota Semarang.

"Apabila kita hitung kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan Kota Semarang menjadi kota lengkap dalam hal pendaftaran bidang tanah dibutuhkan anggaran sekitar 40 Miliar dengan perincian untuk pembiayaan sekitar 45.000 bidang x Rp. 500.000/ bidang untuk biaya sertipikasi dan pra sertipikasi dibutuhkan biaya sekitar 22.5 Miliar. Sedangkan sisanya sebesar 17.5 Miliar akan digunakan untuk peningkatan kualitas data pertanahan (K4) dan kami sangat berharap untuk dapat direalisasikan meskipun harus dilakukan secara bertahap,"ujar Sigit Rachmat Adhi di Kantor Pertanahan Kota Semarang, Jalan Stadion Diponegoro, Semarang, Kamis (9/4/2020) 

Menurutnya, untuk Tahun Anggaran 2019, Kantor Pertanahan Kota Semarang mendapatkan target PTSL sebesar 5.000 bidang Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) dan 10.000 PBT (Peta Bidang Tanah)

"Syukur alhamdulillah dari target tersebut Kantor Pertanahan Kota Semarang mampu merealisasikan sebanyak 4.446 Sertipikat (K1), K2 atau tanah bersengketa 0, K3.1 sebanyak = 554 bidang, K3.2 = 0 dan K3.3 sebanyak 106 bidang dan K4 atau perbaikan kualitas data tanah yang sudah bersertipikat sebanyak 12.384 bidang,"jelas Sigit.

Dari Jumlah 4.446 Sertipikat hasil Kegiatan Program PTSL TA 2019, kata dia, akan diserahkan kepada pemegang haknya sejumlah 4.166 Sertipikat, sedangkan sisa yang belum diserahkan sejumlah 280 bidang masih menunggu beberapa dokumen yang harus dipenuhi.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

Yang Lolos SBMPTN UNS, Ini Tahapan Selanjutnya

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:19 WIB

Presiden Jokowi Ulang Tahun, Ini Doa Gibran

Selasa, 21 Juni 2022 | 18:32 WIB

DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Manfaat CCTV

Senin, 20 Juni 2022 | 17:47 WIB
X