• Sabtu, 1 Oktober 2022

Ginting: Medali Perunggu Olimpiade Ini Sangat Berarti

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:07 WIB
Foto: Istimewa.
Foto: Istimewa.

Dari situ di perjalanan pulang sampai tiba di Athlete's Village, kembali ke kamar, seharian saya coba mereset lagi fokus dan mood-nya. Anggap pertandingannya sebagai final. Walau cuma perunggu tapi semua dibawa happy saja. Besoknya saya sudah merasa lebih baik, tidak sesedih dan sekecewa kekalahan kemarin.

 

Tadi Ginting bilang bahwa di pertandingan perebutan medali perunggu, juga mengalami ketegangan. Ketegangan seperti apa yang dirasakan? Apakah kekalahan di semifinal masih menghantui?

 

Ketegangan itu lebih karena memikirkan pertandingan melawan Kevin (Cordon) ya, bukan karena saya masih memikirkan kekalahan dari Chen Long. Takut tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik sih, takut tidak bisa main lepas. Dan lawannya juga kan lagi on fire jadi agak tegang. Untungnya saya bisa manage dengan baik.

 

Ada perbedaan tidak rasanya mengikuti Olimpiade pertama dengan misalnya saat Ginting mengikuti Kejuaraan Dunia pertama atau All England pertama?

 

Sangat berbeda, kalau Kejuaraan Dunia dan All England malah rasanya seperti turnamen-turnamen biasa saja. Seperti misalnya dari berangkat, sampai di sana satu sampai dua hari latihan dan jajal lapangan, lalu mulai pertandingan. Kalau di Olimpiade kan berbeda, dari lingkungan, atmosfer juga keinginannya. Di sini ada rasa ingin yang lebih tapi bukan berarti di turnamen lain tidak ingin menang. Cuma ada rasa lebih di sini. Penantian juga panjang untuk tampil di Olimpiade.

Semua yang main di sini pasti pengorbanannya luar biasa. Bukan cuma fisik, tapi mental juga. Setelah kompetisi selesai kan ada jeda waktu dua hari sebelum saya kembali ke Jakarta, entah kenapa saya merasakan lelah yang amat sangat padahal sudah tidak bertanding.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

X