• Kamis, 11 Agustus 2022

IPDN, Pencetak Pamong Lokal Multitalenta Dan Berwawasan Global

- Rabu, 24 Maret 2021 | 09:31 WIB
Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), DR. Hadi Prabowo, MM.
Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), DR. Hadi Prabowo, MM.

Tapi kalau yang dari unsur-unsur para praja ada yang langsung dari masyarakat, kita sudah dijanjikan dari Kementerian Kesehatan nanti tanggal 22 Maret. Kalau yang kampus di Jakarta sudah semua. Jakarta itu siswanya 308-an, Kalimantan 167 siswa. Itu sudah vaksin yang pertama, besok yang kedua.

Apakah selama ini Protokol Kesehatan (Prokes) sudah dilaksanakan di lingkungan IPDN?

Prokes dilaksanakan. Seminar-seminar pakai prokes. Buktinya Dies Natalis ini tidak kita gelar secara umum dan kita lakukan upacara sederhana dengan testimoni dari Pak Presiden dan Pak Menteri Dalam Negeri, para menteri, itu dilakukan hanya terbatas yang luring maksimal 100 orang, kemudian lainnya virtual.

Kalau prokes tiap harinya kita harus mengacu, diterapkan, dan dilaksanakan, sehingga kita yang terpapar sedikit itu karena fokusnya kuat. Dan kita sudah sepakat semua pimpinan di sini selalu check and recheck setiap hari. Dan klinik pun sampai punya mobil PCR sendiri, kalau ada yang panas-panas dikit dicek, gitu.

Bagaimana komitmen Anda untuk mendukung digitalisasi di kampus IPDN?

Kita lakukan langsung di wisma-wisma, jadi dosen-dosen ini tidak mengajar tatap muka melainkan melalui daring ke wismanya. Paling ada yang olah raga lari-lari setiap pagi, nah itu kan untuk menaikkan imun. Karena di sini, fisik itu yang utama. Dengan fisik utama, mereka disteril otomatis, mereka tidak mudah terpapar. Tapi meskipun dia imunnya tinggi kalau keluar (kampus) ya bahaya juga. Itu saja.

Bagaimana dengan aktivitas pembaretan?

Belum dilaksanakan, nanti kalau sudah selesai. Sekarang ini untuk penerimaan pakai prokes, pembelajaran prokes, lha yang berkaitan dengan dunia luar apakah laskarda atau pembaretan ini, kita tangguhkan dulu. Kalau enggak gitu bisa kena semua karena Korona belum hilang dari bumi.

Selama satu tahun Anda memimpin IPDN apa saja yang sudah Anda kerjakan?

Yang pertama kita kembangkan kepekaan, yang utama kita kurang memiliki kepekaan dalam menyikapi lingkungan. Selama ini pembinaan mengandalkan doktrin-doktrin yang kaku. Padahal sekarang ini yang perlu dikedepankan adalah kecerdasan dan kecepatan. Respon terhadap hal-hal yang ada di sekeliling atau lingkungan sehingga mereka akan terbiasa dari hal yang terkecil dan ketika menghadapi persoalan yang besar nanti mereka mudah mencari suatu alternatif solusi. Dan dari penguasaan IT ini -memang kemarin agak lemah- penguasaan IT ini ada dalam kerangka untuk kemudahan percepatan pelayanan kepada masyarakat.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

X