• Senin, 5 Desember 2022

Richard Mainaky Kenang Perjuangan Jatuh Bangun Tontowi Ahmad

- Senin, 18 Mei 2020 | 17:24 WIB
Foto: Dok PBSI.
Foto: Dok PBSI.

JAKARTA: Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI Richard Mainaky merupakan salah satu orang di balik sukses Tontowi Ahmad, pemain spesialis ganda campuran yang baru saja memutuskan untuk mundur dari panggung bulutangkis. Richard bercerita panjang mengenai anak didiknya tersebut kepada Badmintonindonesia.org. Berikut petikan wawancaranya. 

Apa yang disampaikan Tontowi kepada Coach Richard sebelum memutuskan untuk pensiun?

Sebetulnya sudah jauh-jauh hari kami diskusi panjang lebar sama Owi (Tontowi), saya bilang keputusan ada di tangan kamu, kalau sudah bulat keputusannya, segera ajukan ke PBSI. Tadi pagi dia kirim pesan di Whatsapp dan menunjukkan surat yang sudah disampaikan ke PBSI hari ini. 

Waktu ke rumah saya itu dia sempat ngobrol dengan mendalam mengenai rencananya dia ke depan sambil kita makan bareng. Owi minta dimasakin ikan Tude bakar sama istri saya, memang itu kesukaannya dia dari dulu. Saya sering bawain makanan ini ke pelatnas. 

Sejak kapan Tontowi ada pembicaraan untuk pensiun?

Ngobrolnya sudah cukup lama, sebulan dua bulan lalu. Setelah Butet (Liliyana Natsir) mundur pun, Owi sudah bicara juga gimana baiknya untuk dia. Waktu itu saya bilang kalau kamu masih mau, ayo kita coba sama pemain muda, lalu dicoba sama Winny (Oktavina Kandow). 

Sebenarnya hasil mereka tidak jelek, belum setahun mereka sudah masuk peringkat 16 besar dunia. Saya bilang sama Owi, kalau mau nanjak lagi prestasinya sama Winny, maka Owi harus latihannya nggak bisa lagi seperti dulu, tapi bahkan harus lebih dari yang dulu.

Owi sudah coba. Dulu dia di latihan sudah sangat luar biasa, menurut saya komplit, dia ikuti semua program latihan yang diberikan. Tapi waktu itu dia didukung sama seorang Butet yang punya pengalaman, skill tinggi, sekarang dia harus meng-cover pemain muda yang belum punya pengalaman sama sekali, masih butuh jam terbang. 

Sebelum memutuskan pensiun, Tontowi sempat mencoba peluang lain juga dan akhirnya dipasangkan bersama Apri?

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Terkini

X