logo

Grab Express Jadi Andalan Para Pebisnis Makanan

  Grab Express Jadi Andalan Para Pebisnis Makanan

Pemilik FangsKitchen, Fangfang-Yusuf (tengah) bersama dua karyawannya
13 Juni 2019 14:12 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id -
SURABAYA: Kemajuan usaha para pelaku bisnis makanan berbasis internet, sangat tergantung pada layanan kurir yang menawarkan keamanan, kecepatan dan kepastian. Pelaku bisnis asinan, FangsKitchen bahkan mengaku hanya mengandalkan Grab Express yang diklaim sudah memenuhi kebutuhan, karena layanannya menggunakan pendekatan sesuai kebutuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pasangan suami istri pemilik FangsKitchen, Fangfang-Yusuf bahkan berani memilih resign dari pekerjaannya agar bisa lebih fokus menekuni bisnis asinan rasa pedas, asam dan manis, andalannya. "Tantangan industri makanan adalah kepastian tentang pesanan yang tiba di tangan pelanggan, dengan cepat dan baik kondisinya," ujarnya, Kamis (13/6/2019).

Untuk menjaga kepuasan pelanggan, sejak awal pihaknya sudah berusaha mencari mitra pengantaran yang tepat. Terutama pertimbangan ongkos kirim, yang menjadi salah satu faktor penentu repeat order.

Beruntung, pihaknya menemukan Grab Express yang dinilai handal untuk melayani pelanggan di wilayah Jabodetabek. Beragam produk asinan yang kerap dipesan pelanggannya, disebut lebih cepat sehingga tiba di tangan pelanggan dalam keadaan segar.

Home industri yang memiliki 2 orang pegawai itu menghadirkan buah yang lebih beragam dan premium, termasuk mangga, jambu kristal, nanas, rambutan, strowberi, kiwi dan plum. "Kebetulan saya yang mengurus produksi makanannya dan suami bertugas di bidang pemasarannya," ujarnya.

Fitur favorit pada Grab Express yang menjadi andalannya adalah Grab Express Same Day, yang menyediakan fasilitas biaya pengantaran lebih hemat, dan mitra pengemudi yang lebih fleksibel. Selain itu, layanan Grab Express Car juga sangat membantu untuk pengantaran pesanan dalam porsi besar.

Karyawan, kata dia, juga terbantu dengan fitur Multi Stop, karena bisa memesan layanan Grab Express hanya satu kali untuk 5 tujuan yang berbeda. Ini sangat menghemat waktu, tenaga dan biaya,” ujar Fangfang.

FangsKitchen sendiri merupakan satu dari 5 juta wirausahawan mikro yang tergabung dalam platform Grab di Indonesia.  Fangfang sudah beberapa kali hadir di acara pelatihan untuk pengembanmgan bisnis yang diadakan oleh Grab Express.

Seperti diketahui, Grab yang memiliki layanan dengan jangkauan terluas di Asia Tenggara itu tersebar di 336 kota di Asia Tenggara. Saat ini Grab telah beroperasi di 222 kota dari Sabang hingga Merauke, dan menguasai 60 persen pangsa pasar roda dua dan 70 persen pangsa roda empat.***

Editor : Yon Parjiyono