logo

Musisi Ahmad Dhani Kembali Dari Surabaya Ke Tahanan Rutan Cipinang

Musisi Ahmad Dhani Kembali Dari Surabaya Ke Tahanan Rutan Cipinang

terdakwa Ahmad Dhani
13 Juni 2019 11:57 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Terdakwa musisi Ahmad Dhani dimasukkan ke Rutan Cipinang, Jakarta Timur, setelah sebelumnya dititipkan di Rutan Medaeng, Sidoarjo. Hal itu dilakukan setelah persidangan kasusnya di Surabaya telah rampung di peradilan tingkat pertama.

"Terdakwa sudah di Rutan Cipinang, nanti keluarga juga mau menjenguk ke sana (Rutan Cipinang)," kata salah satu petugas di Rutan Cipinang, Kamis (13/6/2019).  Pentolan Band Dewa 19 itu tampak mengenakan kemeja berwarna hijau dan dikawal sejumlah petugas.
Terdakwa dijemput pihak kejaksaan di Rutan Medaeng pada pukul 02.25 WIB. Dua JPU, Rahmat Hari Basuki dan Dini dari Kejati Jatim turut mendampingi Dhani. Keluar dari Rutan, Dhani tak berkomentar. Dia langsung melenggang masuk menuju mobil tahanan.

Sejumlah sahabat Ahmad Dhani dan kuasa hukumnya turut menyaksikan dipulangkannya Dhani ke LP Cipinang itu.  Terdakwa Ahmad Dhani sebelumnya divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)  Jakarta Selatan atas kasus ujaran kebencian. Dirinya pun divonis dengan hukuman penjara 1,5 tahun. Namun, mantan suami Maia Estianty itu mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta Jakarta.  Putusan PT DKI Jakarta  Jakarta akhirnya memutuskan hukuman yang harus dijalani Ahmad Dhani selama 1 tahun penjara.

"Mengubah putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 370/Pid.Sus/2018/PN.Jkt.Sel tanggal 28 Januari 2019. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun," ujar majelis hakim PT  DKI Jakarta Jakarta.

Ahmad Dhani sebelumnya dinyatakan bersalah atas kasus ujaran kebencian yang sebelumnya diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak, menyuruh lakukan, menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Berikutnya majelis hakim PN Surabaya juga  menjatuhkan hukuman satu tahun penjara terhadap Ahmad Dhani atas kasus pencemaran nama baik. "Menjatuhkan pidana terhadap Ahmad Dhani dengan pidana penjara selama satu tahun," ujar majelis hakim saat memberikan vonis.

Pentolan grup band Dewa 19 ini dinyatakan bersalah telah melakukan pencemaran nama baik melalui vlog "idiot", melanggar pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 Undang Undang RI no 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). "Mengadili, menyatakan Ahmad Dhani terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana secara sengaja," kata majelis hakim.

Vlog "idiot" dilakukan Ahmad Dhani November 2018 lalu di lobi hotel Majapahit Surabaya. Dia tertahan saat akan menghadiri deklarasi ganti presiden di lapangan Tugu Pahlawan Surabaya.

Suami artis Mulan Jameela itu dihadang oleh sekelompok massa agar tidak hadir di acara deklarasi ganti presiden. Ahmad Dhani lantas membuat vlog untuk meminta maaf kepada panitia penyelenggara deklarasi ganti presiden dan mengabarkan kepada massa yang menghadiri acara deklarasi ganti presiden jika dirinya tidak keluar dari hotel karena dihadang massa yang disebutnya idiot.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto