logo

Sanksi Akan Diberikan Kepada ASN Kabupaten Sorong Yang Tak Masuk Kantor Hari Pertama

Sanksi Akan Diberikan Kepada ASN Kabupaten Sorong Yang Tak Masuk Kantor Hari Pertama

Foto: Humas Kabupaten Sorong
12 Juni 2019 21:24 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id -  AIMAS:Wakil Bupati Kabupaten Sorong, Suka Harjono S.Sos M.Si, mengatakan,  Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sorong,Papua Barat , yang tidak masuk kerja pada hari pertama  usai liburan Idul Fitri 1440 Hijriah  akan diberikan sanksi.

“Pasti ada satu dua ASN yang tidak masuk kerja  pada hari pertama  usai libur Idul Fitri 2019 dan itu akan diberikan sanksi sesuai  aturan  yang berlaku. Sanksi itu harus diterapkan agar ASN  bisa mengetahui benar  akibat dari membolos kerja,”kata Harjono.

Untuk  Provinsi  Papua dan Papua Barat masuk kerja  hari pertama  justru pada Selasa (11/6/2019) dibanding daerah  Indonesia lainnya, yang  masuk kerja  lebih awal di hari  Senin (10/6/2019.

Imbauan Wakil Bupati tersebut,  memang disikapi positif oleh ASN  yang bekerja di lingkungan  Pemda Kabupaten Sorong.

Hal itu terlihat  di pagi hari Selasa (11/6/2019) seluruh  ASN  tiba di kantor masing-masing  jauh sebelum  jam kerja. Bahkan terpantau banyak  ASN terburu-buru memacu kendaraannya menuju lokasi kantor di Kilo Meter 24 Aimas, ibu kota Kabupaten Sorong.

Menurut  Suka, ia terus mengadakan koordinasi dengan Sekda Kabupaten Sorong, Ir Mohammad  Said Noer M.Si, agar  memantau ASN yang masuk kerja pada hari pertama , usai libur Lebaran 2019.

“Jadi, seperti terlihat hari ini, bahwa seluruh ASN di Pemda Kabupaten Sorong  masuk kantor  dan diharapkan tidak ada yang alpa, kecuali  mereka yang tugas luar  dan sakit. Hal ini menunjukkan bahwa  aparatur sipil negara di Kabupaten Sorong telah melaksanakan  tugas dan kewajibannya sesuai aturan yang berlaku,”kata Wakil  Bupati Suka Harjono .

Meski demikian, pasti ada satu dua yang  sengaja atau  bolos  pada hari pertama masuk kerja pada Selasa (11/6/2019).  Bagi mereka yang  bolos pasti dikenakan sanksi mulai dari yang ringan hingga berat sesuai kadar  kesalahan yang dilakukan.

Dikatakan Harjono, libur cuti bersama Lebaran 2019 di Papua Barat, berakhir  Senin (10/6/2019). Mulai Selasa  (11/6/2019), aparatur  sipil negara  (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Sorong  wajib masuk kantor.

Karena ketentuannya wajib masuk kantor, maka akan ada sanksi bagi PNS yang masih bolos kerja di hari pertama.

 “Terhadap ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah pada Selasa, 11 Juni 2019, dijatuhi sanksi hukuman disiplin karena melakukan pelanggaran terhadap kewajiban  pasal 3 angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil,” katanya.

Ketentuan wajib berkantor  khusus di Papua Barat per Selasa (11/6/2019) tersebut sesuai dengan surat edaran Menteri PANRB.

Untuk itu akan ada sanksi tegas diberikan kepada oknum PNS yang masih saja bolos pada hari pertama kerja.

 “Atasan langsung dapat memberikan hukuman disiplin sesuai alasan yang diberikan. Ini tertuang dalam Pasal 3 butir 17 PP 53/2010,”ujar Harjono.

Kesempatan hari pertama masuk kantor  itu, digunakan untuk  silaturahmi  atau berhalal bi halal dengan segenap  ASN di  Pemda ini.

Maaf memaafkan  itu perlu digelar agar menjadi  dorongan bagi ASN di daerah ini untuk lebih maksimal dalam  melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya  sebagai abdi negara.

“Sebagai pelayan  diharapkan ASN bekerja maksimal untuk  kepentingan pembangunan  di Kabupaten Sorong  ke depan  yang makin  tertantang. Karena itu, ASN wajib bekerja  dalam koridor yang sudah ditentukan oleh  negara demi untuk  pembangunan daerah ini ke depan,”katanya.  ***

Editor : Yon Parjiyono