logo

2019, Kemenperin Patok Capaian Industri Halal Tembus USD 25 Miliar

2019, Kemenperin Patok Capaian Industri Halal Tembus USD 25 Miliar

Menperin Airlangga Hartarto. (suarakarya.id/laksito)
12 Juni 2019 17:37 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia perlu memanfaatkan potensi kawasan industri halal.

Hal itu seiring besarnya permintaan produk halal baik di masyarakat domestik maupun global.

"Tahun 2019, pemerintah menargetkan capaian industri halal bisa tembus hingga USD25 miliar pada perdagangan dunia, atau naik 20 persen dibanding tiga tahun lalu," katanya di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Airlangga pun berharap kepada para pelaku usaha yang beroperasi di kawasan industri halal bisa mendukung upaya peningkatan ekspor produk-produk halal Indonesia ke sejumlah negara Timur Tengah.

"Yang bisa kami lakukan adalah menyakinkan pasar luar negeri bahwa proses produk halal Indonesia sudah baik," ujarnya.

Terkait dengan pengembangan produk halal, lanjut Airlangga, Kemenperin juga terus memperbarui beberapa hal termasuk mengenai Logistik Berikat yang sudah diluncurkan oleh pemerintah. "Salah satunya gateway ekspor untuk produk makanan halal," ujarnya.

Kemenperin terus mengakselerasi pembangunan kawasan industri halal di dalam negeri.

Kawasan industri halal merupakan sebagian atau seluruh bagian kawasan industri yang dirancang dengan sistem dan fasilitas untuk mengembangkan industri yang menghasilkan produk-produk halal sesuai dengan sistem jaminan produk halal.

Berdasarkan catatan Kemenperin, terdapat 4 kawasan industri yang masuk dalam rencana pengembangan kawasan industri halal di Indonesia.

Keempat kawasan industri tersebut adalah Batamindo Industrial Estate, Bintan Industrial Park, Jakarta Industrial Estate Pulogadung, dan Modern Cikande Industrial Estate.

Dari keempat kawasan industri tersebut telah mengajukan diri ke Kemenperin untuk mengembangkan kawasan industri halal. Dari mereka, baru Modern Cikande yang telah launching.

Kemenperin mencatat, Batamindo Industrial Park berencana mengembangkan zona halal seluas 17 hektare (Ha) dari total area seluas 320 Ha, kemudian Bintan Industrial Estate seluas 100 Ha dari 320 Ha secara total, dan Modern Cikande seluas 500 Ha.

Sedangkan, Jakarta Industrial Estate Pulogadung berencana mengembangkan zona halal untuk produk mode, farmasi dan kosmetik, pusat makanan, laboratorium halal, serta halal center.

Diperkirakan bukan hanya sektor industri, di dalam kawasan tersebut nantinya juga ada banyak sektor pendukungnya. Mulai dari kantor sertifikasi halal hingga transportasi logistiknya yang juga halal. Jadi, akan ada pelayanan sertifikasi halal yang bisa one stop service di sana, dia punya laboratoriumnya, dan tenaga verifikasinya. ***