logo

Ikut Program Mudik Gratis, 40 Warga Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur Anies

Ikut Program Mudik Gratis, 40 Warga Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur Anies

Puluhan warga peserta mudik.gratis menyampaikan terima kssih kepada Gubernur Anies Baswedan, Rabu (12/6/2019).
12 Juni 2019 17:38 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Program mudik gratis yang digelar Dinas Perhubungan DKI Jakarta menjadi berkah tersendiri bagi lebih dari 17 ribu warga Ibu Kota.

Sebab, mereka tak perlu merogoh duit sepeser pun untuk bisa berlebaran di kampung halamannya masing-masing.

Hari ini, Rabu (12/6/2019), sekitar 40 orang peserta mudik gratis mendatangi Balai Kota menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Tak ada jamuan istimewa. Hanya beberapa kursi saja disiapkan setengah melingkar. Anak-anak pemudik ini terlihat asyik duduk lesehan di karpet yang menutupi ruang Balairung, Balai Kota.

Sesekali, anak-anak itu aktif bercengkrama saat orangtua mereka ngobrol serius dengan sang gubernur. Pemudik ini sumringah bisa bertemu orang nomor satu di Jakarta ini.

Tukimin, misalnya. Warga asal Solo ini telah menetap belasan tahun di Jakarta. Profesinya sebagai guru honorer di SMP Negeri 255 Jakarta Barat, sudah lama tak mengunjungi kampung halamannya.

Alasan ekonomi yang menjadi penyebabnya. Namun, dengan mudik gratis Pemprov DKI, dia bisa bersilaturahmi dengan keluarga besarnya di kampung.

"Selama ini, kita belum pernah ikut mudik sama sekali. Baru bisa mudik tahun ini, alasannya pulang malu nggak pulang rindu. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI. Kita nggak diminta biaya. Sehingga anggaran ongkos bisa kita bagi bagikan kepada sanak saudara di Solo.

"Setelah saya cerita-cerita, mereka juga yang di Lampung ingin ikutan juga. Semoga diadakan," kata Tukimin di Balai Kota.

Sementara itu, Bambang Heriyanto mengaku terbantu dengan mudik gratis dari Pemprov DKI. Biasanya, Bambang yang tinggal di Kebagusan, Jakarta Selatan ini harus merogoh kocek hingga Rp 750 ribu untuk tiket Bis ke Tulungagung, kampung halamannya.

Dengan anggota keluarganya yang mencapai 6 orang, Bambang harus mengeluarkan uang hingga lebih dari Rp 9 juta untuk pulang pergi.

"Saya bawa duit pulang ke Jawa Timur cuma Rp 2 juta. Berarti kalau untuk jalan sekali saja kurang. Saya memutuskan untuk tidak pulang kampung. Tapi, malam hari melihat online pulang kampung gratis oleh Pemprov DKI pulang pergi. Saya senang sekali karena selama ini saya nggak ada uang untuk pulang," ucap Bambang.

Diketahui, Pemprov DKI memfasilitasi kegiatan mudik gratis bagi warga Jakarta dengan mengerahkan 594 armada bus yang terdiri atas 372 armada bus saat mudik dan 222 armada bus saat balik.

Setiap armada bus memiliki kapasitas maksimal 54 orang yang kemudian akan mengantar penumpang ke 10 kota tujuan, yaitu Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Jombang. Total anggaran untuk Program Mudik Gratis Pemprov DKI mencapai Rp14 miliar, yang diperuntukkan bagi penyewaan bus dua kali perjalanan, penyewaan 62 truk pengangkut motor peserta mudik, pembayaran pajak, sistem pengawasan, pelaksanaan, dan penertiban.

Editor : Yon Parjiyono