logo

Kondisi TPA Cipayung Di Depok Kritis

Kondisi TPA Cipayung Di Depok Kritis

Kondisi TPA Cipayung Di Depok
11 Juni 2019 17:48 WIB
Penulis : Windrarto

SuaraKarya.id - DEPOK: Volume sampah di Kota Depok, Jawa Barat, cenderung meningkat. Penggelembungan volume sampah ini membuat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung kritis. Gunungan di sampah di sini bertambah tinggi.

Kepala Unit Pelaksana Teknis TPA Cipayung Ardan Kurniawan mengatakan, ada kenaikan signifikan volume sampah yang dibuang ke sini. Beberapa waktu lalu, tuturnya, TPA ini menerima 850 hingga 900 ton per hari.

“Sekarang ini kami mencatat tiap hari sampah yang dibuang sebanyak 1.011 ton,” tuturnya di TPA Cipayung, kemarin.

Setiap tahun, ucapnya, volume sampah cenderung naik sekitar 200 ton per hari.

Volume sampah yang cenderung naik ini membuatnya berupaya menekan ketinggian gunungan sampah di TPA.

“Kami terus menerima sampah dan menata sampah itu sebisa mungkin. Karena kondisi TPA Cipayung sudah overload atau sudah melebihi kapasitas,” tuturnya.

Saat ini, ujar Ardan, ketinggian sampah sudah mencapai 23 meter dari permukaan tanah di tahun ini di tiga kolam yang ada di TPA Cipayung.

Melihat kondisi itu pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin untuk menata di area yang memungkinkan untuk pembuangan sampah.

“Ketinggian gunungan sampah TPA tidak boleh lebih 20 meter. Kita usahankan ratakan ke area yang memungkingkan untuk membuang sampah,” ucapnya.

Warga Depok, kata Ardan berharap agar bisa memilah sampah organik dan nonorganik, sehingga bisa mengecilkan volume sampah sehingga beban TPA Cipayung ringan.

Jadi, ujarnya. kalau warga Depok memilah sampah dan diolah di TPS dan bank sampah yang sudah disiapkan Pemerintah Kota Depok sampah yang dibuang ke TPA hanya sampah residu.***

Editor : Yon Parjiyono