logo

Sungailiat Triathlon 2019, Ajang Olahraga dan Wisata Berkelas Dunia

Sungailiat Triathlon 2019, Ajang Olahraga dan Wisata Berkelas Dunia

11 Juni 2019 10:15 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - BANGKA: Satu lagi event besar triathlon akan diselenggarakan di Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, yakni Sungailiat Triathlon 2019.

Sungailiat Triathlon 2019 ini merupakan penyelenggaraan ke-7 sejak tahun 2013 lalu. Triathlon ini akan dilaksanakan pada 15 Juni 2019 mendatang, di kawasan wisata Pantai Tanjung Pesona, Sungailiat, Bangka, Bangka Belitung dan diikuti lebih dari 600 peserta dari 16 negara.

Sungailiat Triathlon 2019 memberikan pengalaman yang berbeda karena tahun ini pengelolaanya dipegang oleh PT Pantai Timur Sungailiat. 

Sementara itu CEO PT Rocca Karya Indonesia, sebagai promotor, Julia Nurdin menjelaskan bahwa Sungailiat Triathlon 2019  akan menjadi rangkaian event besar triathlon di Indonesia yang akan berlangsung dari Juni 2019 hingga Februari 2020.

“Sungailiat Triathlon akan menjadi rangkaian dari Indonesia triathlon series yang dimulai dari Sungailiat Triathlon, Jakarta Triathlon, Lombok Triathlon, Bangka Triathlon dan dan diakhiri dengan Palembang Triathlon.” ujar Julia.

Menurutnya ada 3 kategori yang dilombakan dalam event ini, yakni Long Distance (1,9 km renang, 90 km sepeda, 21,1 km lari), Standart Distance (1,5 km renang, 40 km sepeda, 10 km lari), dan Sprint (750 m renang, 20 km sepeda, 5 km lari).

Ada pun lintasan obyek wisata yang akan dilalui adalah Pantai Tanjung Pesona, Puri Tri Agung dan Pantai Air Anyir serta Pantai Teluk Uber. Lintasan lomba menonjolkan keindahan alam yakni area yang diusulkan menjadi KEK Pariwisata di Kabupaten Bangka.

Ketua Pelaksana Calender of Event 2019 Kemenpar Esthy Reko Astuti saat launching di Jakarta beberapa waktu lalu mengharapkan penyelenggaraan Triathlon di Pulau Bangka dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan pariwisata sehingga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. "Kami berharap event ini memberikan dampak positif berupa peningkatan ekonomi dan pariwisata di kawasan ini," kata Esthy.

Penyelenggaraan Sungailiat Triathlon kali ini, menurut Esthy, terjadi pergeseran waktu dari biasanya yang selalu diselenggarakan pada bulan April. Ini tak lain karena ada agenda pemilihan umum, sementara pada bulan Mei bertepatan bulan puasa.

"Pergeseran waktu ini, diharapkan tidak mengurangi animo peserta untuk mengikuti ajang Sungailiat Triathlon," tambah Esthy.

Ajang Sungailiat Triathlon itu dibagi dalam tiga kategori, yakni jarak panjang (long distance) di mana peserta akan berenang sejauh 1,9 km, mengayuh sepeda sejauh 90 km, dan berlari sepanjang 21 km.

Untuk kategori jarak menengah (standar), peserta akan menempuh 1,5 km untuk renang, sepeda 40 km, dan lari sepanjang 10 km. Sementara, kategori jarak pendek (sprint) terdiri atas 750 meter untuk renang, sepeda 20 km, dan lari sepanjang 5 km.

Sementara itu Dustin Wyrmand Ketua Panitia Sungailiat Triathlon mengatakan, persiapan telah dilakukan pihak panitia seperti rute dan jadwal.

"Persiapan sudah bagus, karena sudah tahun ke 7 tidak ada lagi hal suprize rute sudah tahu, berkali kita tempati, tempat renang lari, bersepeda, partisipasi masyarakat juga sudah ada dan tahu, masyarakat sudah paham ada Triathlondilaksanakan tiap tahunnya," ungkap Dustin.

Ia mengatakan, ada rute baru yang akan dilaksanakan pada tahun ini, seperti rute sepeda akan ada perubahan nantinya.

"Tiga tahun belakangan tahun 2018, 2017, 2016, tiga tahun sebelumnya, dari Tanjung Pesona ke arah Kota jalan Sudirman baru masuk Lintas Timur lewat Pantai Rebo. Tapi tahun ini tidak ke jalan Sudirman Kota, tetapi dari Tanjung Pesona langsung ke Lintas Timur, kenapa berubah, karena berdasarkan survei konsultan teknisnya jalur dipakai kurang aman melewati perkampungan padat, jalan utama, di khawatirkan, apabila Sungailiat Triathlonmakin besar jumlah pesertanya akan mengganggu pengguna jalan," ungkapnya.

Sementara untuk rute lari, ia mengatakan masih sama dengan tahun sebelumnya, tidak ada perubahan jalur.

"Kalau lari sama dari Tanjung Pesona muter teluk ubur, renang juga, yang bedanya tahun ini hanya saja pada waktu pelaksanaanya, Triathlon selalu dilaksanakan pada bulan ketiga April minggu ketiga, tetapi pada tahun ini dilaksanakan pada bulan Juni," ungkapnya.

Menurutnya, untuk mendapatkan pengakuan Internasional Sungailiat Triathlon  itu butuh bertahun tahun, sehingga diperlukan jadwal yang tidak berubah ubah untuk tahun selanjutnya.

"Jadi orang tidak akan bikin acara lagi, bila sudah sesuai jadwalnya, tetapi kita maklumi tahun ini berbeda pelaksanaanya karena berdekatan dengan Pilpres sehingga harus diundur," tukasnya.

Adapun sejumlah negara yang sudah memastikan bakal ikut Sungailiat Triathlon ini antara lain peserta dari AS, Aljazair, Australia, Austria, Inggris, China, Denmark, Prancis, Jerman, Malaysia, Belanda, Spanyol, Selandia Baru, Portugal dan lain lain. Untuk mencapai Bangka banyak penerbangan yang bisa dipilih dari Jakarta  dan lama perjalanan hanya 1 jam 10 menit.

Editor : Laksito Adi Darmono