logo

Golkar Gugat Hasil Pileg Jakarta, Kursi DPR Untuk Haji Lulung Belum Aman

 Golkar Gugat Hasil Pileg Jakarta, Kursi DPR Untuk Haji Lulung Belum Aman

Foto: Antara
10 Juni 2019 22:40 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Partai Golkar menggugat penghitungan suara partai politik di Dapil DKI Jakarta III ke Mahkamah Konstitusi (MK). Berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Golkar memperoleh 80.414 suara, satu setrip di bawah PAN sehingga tidak mendapatkan jatah kursi DPR. Justru hasil penghitungan suara inilah yang digugat Golkar.

Heru Widodo, kuasa hukum Golkar, mengklaim perolehan suara kliennya tidak sesuai dengan hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS). Seharusnya, menurutnya, Golkar mengumpulkan 135.628 suara, sedangkan PAN 119.451 suara.

“Pemohon memohon kepada Mahkamah Konstitusi memerintahkan Komisi Pemilihan Umum untuk melaksanakan putusan ini,” kata Heru sebagaimana dikutip dari berkas permohonan, Senin (10/6/2019) seperti dilansir Kabar24.com.

Sebagai alternatif petitum, Heru meminta kepada MK untuk memerintahkan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Dapil DKI Jakarta III dengan membuka formulir C1-Plano. Jika tidak dikabulkan pula, pemohon meminta MK untuk menginstruksikan pemungutan suara ulang (PSU) di seantero TPS Dapil DKI Jakarta III.

Merujuk penetapan KPU, PDIP menjuarai Dapil DKI Jakarta III dengan 669.652 suara atau berhak atas tiga kursi DPR. Adapun, lima kursi lain terdistribusi ke lima partai politik berbeda.

Di Dapil DKI Jakarta III, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengumpulkan 245.667 suara atau di peringkat keempat dengan Ketua Umum PSI Grace Natalie sebagai peraih suara terbanyak. Namun, parpol pendatang baru tersebut tidak kebagian kursi DPR karena gagal memenuhi ambang batas parlemen 4 persen suara sah nasional.

Jatah PAN Terancam

Menyusul gugatan Partai Golkar tersebut, praktis posisi mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) belum aman menggenggam tiket anggota DPR RI terpilih dari Dapil DKI Jakarta III.

Berdasarkan penetapan hasil penghitungan suara KPU, kader Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut diproyeksikan sebagai satu dari delapan anggota DPR utusan Dapil DKI Jakarta III. Pasalnya, PAN memperoleh 123.537 suara pada Pileg 2019 sehingga berhak atas satu kursi DPR.

Jatah PAN diperoleh berdasarkan pembagian kursi kedelapan dengan menggunakan metode konversi Sainte Lague. Kursi itu diperuntukkan buat Lulung yang memperoleh 69.782 suara, terbanyak di antara delapan calon anggota legislatif (caleg) PAN.

Namun, penghitungan suara partai politik di Dapil DKI Jakarta III digugat Golkar. Dengan demikian, posisi Haji Lulung untuk menempati kursi di DPR masih belum aman, menunggu keputusan mengikat MK, akhir Juni. ***

Editor : Pudja Rukmana