logo

Keramahan Lombok Sambut Kedatangan Wisatawan Australia yang Dibawa AirAsia

Keramahan Lombok Sambut Kedatangan Wisatawan Australia yang Dibawa AirAsia

10 Juni 2019 14:45 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - PRAYA: Direct flight AirAsia rute Perth-Lombok resmi beroperasi. Ditandai dengan inaugural flight, Minggu (9/6/2019) malam. Senyum dan keramahan khas Lombok menyambut maskapai yang tiba di Bandara International Lombok (BIL). AirAsia dengan nomor flight QZ471, membawa para wisatawan asal Australia. Kehadiran rute baru tersebut menjadi harapan naiknya pergerakan wisman di sana.
 
Hadir pada ceremony, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV (Australia, Selandia Baru, dan Oseania) Kemenpar Edy Wardoyo. Ada juga Tenaga Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Udara Robert Daniel Waloni, lalu Asisten II Gubernur NTB Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ridwan Syah. Ikut bergabung Konsulat Jenderal RI untuk Perth Dewi Gustina Tobing dan seluruh Bupati di Lombok.
 
“Kami sangat mendukung direct flight milik AirAsia. Dengan segala potensinya, kami optimistis publik Perth akan menyukai Lombok. Artinya, ada potensi peningkatan jumlah wisatawan dari Australia. Poros Australia ini secara umum masih bisa berkembang,” ungkap Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV (Australia, Selandia Baru, dan Oseania) Kemenpar Edy Wardoyo, Minggu (9/6).
 
Pesawat QZ471 membawa penumpang sebanyak 171 pax. Mereka terbang langsung dari Perth, Australia. Begitu mendarat, penyambutan berupa pengalungan selendang tenun khas Lombok diberikan. Ada juga pemberian merchandise kepada penumpang perdana poros Perth-Lombok. Menebalkan warna adilihung budaya, Gendang Beleq pun disajikan.
 
Gendang Beleq merupakan alat musik tradisional yang dimainkan berkelompok. Seni ini menjadi khas dari Suku Sasak, Lombok, NTB. Ada nilai filosofi besar yang dimiliki Gendang Beleq. Yaitu, keindahan, ketekunan, kesabaran, kebijakan, dan kepahlawanan. Selain Gendang Beleq, Lombok memang memiliki banyak tarian. Sebut saja Tari Gandrung, juga Oncer.
 
“Lombok ini sangat kaya. Alam dan budayanya sangat eksotis. Ada banyak experience yang ditawarkan Lombok. Semua itu akan jadi paket terbaik yang bisa diekplorasi wisatawan. Untuk itu, publik Australia harus memanfaatkan fasilitas direct flight milik AirAsia. Sebab, ada banyak sekali kenyamanan yang ditawarkan maskapai ini,” tegas Edy.
 
AirAsia menyediakan armada Airbus A320. Kapasitasnya sekitar 178-180 tempat duduk per flight. Poros baru ini akan dilayani 4 kali flight setiap pekannya. Flight asal Perth dan Lombok dilayani setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Edy menambahkan, kerjasama menarik telah dibangun Kemenpar dengan AirAsia.
 
“Konektivitas udara menjadi sesuatu yang penting. Kami sudah menjalin kerjasama dalam bentuk joint promotion. Artinya, kami dapat ikut placement di media media. Kemenpar ikut mempromosikan rute penerbangan AirAsia itu dlaam setiap sales mission di Australia. AirAsia akan dilibatkan dalam setiap agenda di sana,” lanjut Edy.
 
Kemenpar dan AirAsia berkolaborasi menarik keterisian penumpang 75%-80%. Sebab, target 15.552 wisatawan dibidik AirAsia dari poros market Perth-Lombok. “Kami yakin, poros ini akan tumbuh positif. Pergerakan wisatawan kompetitif,” tutur Edy lagi.
 
Skenario pengembangan pasar pun sudah disiapkan. AirAsia bisa melakukan ekspansi pada beberapa kota besar lain di Australia. Sebut saja, Melbourne, Sydney, juga Brisbane. Pasar Australia secara umum memang tumbuh kompetitif. Sepanjang 2018, arus wistawan Australia mencapai 1,3 Juta orang. Slot ini tumbuh 3,52% dari tahun sebelumnya.
 
“Menghubungkan Lombok dengan mancanegara menjadi keputusan bisnis tepat. Lombok menawarkan segalanya. Setelah Perth, pasar lain Australia juga potensial terhubung dengan Lombok secara langsung. Dalam beberapa bulan ke depan, kami optimistis poros-poros baru dari Australia akan terhubung ke Lombok,” ujar Tenaga Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Udara Kemenpar Robert Daniel Waloni.
 
Selain membuka direct flight dari Perth, Lombok juga menjadi hub. Poros lanjutannya akan mengarah ke Bali juga Yogyakarta. Opsi lainnya menuju Jakarta. Pusat hub baru di Lombok bahkan sudah diresmikan Kamis (2/5). Saat itu, AirAsia juga meluncurkan livery destnasi Gunung Rinjani hingga pesona bawah laut Gili-Gilinya. Livery ini ditempatkan di Airbus A320 PK-AXU.
 
“Kami memberikan apresiasi besar kepada AirAsia karena mengaktivasi direct flight Perth-Lombok. Ini akan menjadi keputusan bisnis yang menjanjikan. Potensi sangat besar dimiliki oleh destinasi Lombok, lalu Perth punya pasar kuat. Poros Perth-Lombok ini akan tumbuh lebih cepat. Artinya arus wisatawan akan stabil dan tumbuh,” tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang juga Menpar Terbaik Asia Pasifik tersebut. 

Editor : Yon Parjiyono