logo

Aparatur Desa Dukung Siti Qomariah Dampingi Bupati Bekasi Definitif

Aparatur Desa Dukung Siti Qomariah Dampingi Bupati Bekasi Definitif

Kabarnya, mantan Kepala Desa Setia Asih, Siti Qomariah ini ikut bursa calon Wakil Bupati Bekasi. (Foto: Dok.suarakarya.id).
09 Juni 2019 09:57 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - CIKARANG: Plt Bupati Bekasi Eka Supriatmaja akan menjadi orang nomor 1 di Kabupaten Bekasi. Jika tidak ada halangan, Eka segera dilantik sebagai Bupati Bekasi definitif pada 12 Juni 2019 ini.

Selanjutnya, siapa yang bakal mendampingi Eka Supriatmaja untuk menjalankan roda pemerintahan?

Dalam kontestasi calon Wakil Bupati Bekasi ini, muncul berbagai keinginan dari sejumlah kalangan. Ada yang menginginkan dari partai koalisi, kader internal Golkar maupun aparat birokrasi pemerintahan.

Suarakarya.id  menelusuri sejumlah wacana yang tengah beredar luas di masyarakat soal siapa yang pantas atau tepat duduk di kursi Wakil Bupati Bekasi.

Wacana itu muncul dari mantan Kepala Desa Setia Asih, Hj. Siti Qomariah. Dia menjadi perbincangan hangat isu politiknya. Mantan kepala desa dua periode di wilayah Kecamatan Tarumajaya ini terus mendapat  dukungan kalangan masyarakat dalam pengisian jabatan wakil bupati tersebut.

Siti Qomariah satu dari dua kandidat internal Golkar yang ikut bertarung dalam bursa calon Wakil Bupati Bekasi yakni Muhtada Sobirin (Sekjen DPD Golkar) dan Novi Yasin (Adik kandung terpidana Korupsi proyek Meikarka mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin).

Salah satu aparat pemerintahan desa mengapresiasi mantan kepala desa terlibat di dalam birokrasi. Menempati jabatan sebagai wakil bupati bekasi dianggapnya tepat karena memahami tentang permasalahan (kondisi) dilingkungan masyarakat desa.

"Saya dukung, apalagi mantan kepala desa tahu persis lah luar dalamnya apa, kendala di desa," ujar sumber suarakarya.id tanpa ingin disebutkan namanya, Minggu (9/5/2019).

Ia mengatakan, kebutuhan desa sejauh ini terkait program-program kebijakan desa yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

"Seperti masalah sosial terutama perhatian bagi warga lansia (lanjut usia) dan kesejahteraan anak Yatim di wilayah," katanya.

Eka yang juga mantan kepala desa, diharapkan dapat berdampingan dengan Siti Qomariah dalam menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Bekasi.

"Itu harapan besar saya," katanya.

DPD Golkar Kabupaten Bekasi sebelumnya menyatakan, Partai Golkar sudah mempersiapkan kadernya sebagai calon Wakil Bupati.

"Sudah ada beberapa nama, nanti tinggal penjaringan itu lolos atau tidak," kata petinggi DPD Golkar Kabupaten Bekasi Budiarta kepada suarakrya.id belum lama ini.

Kendati begitu, dia menegaskan, sampai hari ini belum ada calon yang kuat.

"Semua berpeluang maju menjadi calon Wakil Bupati Bekasi," jelasnya.

Namun dia berharap, posisi jabatan Wakil Bupati Bekasi berasal dari kader internal Partai Golkar. Ia menilai, karena sudah jelas.

"Tentunya, yang loyal kader partai, membesarkan partai, dan mempunyai visi sebagai pemimpin," katanya. ***

Editor : B Sadono Priyo