logo

Ribuan Pemudik Gratis Diberangkatkan Serentak Ke Jakarta

Ribuan Pemudik Gratis Diberangkatkan Serentak Ke Jakarta

Pemudik gratis diberangkatkan kembali ke Jakarta melalui Terminal Tipe A Tirtonadi Solo
08 Juni 2019 19:01 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Ribuan pemudik yang mengikuti program mudik gratis, hari Sabtu (9/6/2019) diberangkatkan kembali ke Jakarta melalui Terminal Tipe A Tirtonadi, Kota Solo, Jawa Tengah. Sebanyak 4.260 penumpang mudik gratis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diberangkatkan dengan menggunakan 89 armada bus.

"Hari ini kami memberangkatkan 89 bus dari Terminal Tirtonadi, hari ini serentak diberangkatkan pemudik gratis di 5 terminal. Yakni Solo, Purwokerto, Wonogiri, Semarang, dan Yogyakarta," jelas Kasubdit Angkutan Barang, Direktorat Angkutan Jalan, Kemenhub, Syaiful Bachri, di sela-sela pemberangkatan pemudik ke Jakarta di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo.

Jumlah total pemudik yang diberangkatkan dari 5 terminal sebanyak 10.350 orang yang diangkut dengan total armada sebanyak 230 bus. Menurut Syaiful, peminat mudik gratis cukup banyak. Pihaknya berharap program tersebut terus dilakukan.

"Anggaran mudik gratis di Kemenhub juga harapannya bertambah. Jadi tujuan mudik bisa lebih banyak, tahun ini tujuannya selain Jawa juga Sumatera yang paling jauh ke Padang," jelasnya lagi.

Selain untuk membantu masyarakat yang ingin mudik Lebaran, mudik gratis tersebut juga bertujuan mengurangi kemacetan serta kecelakaan lalu lintas.

Lebih lanjut Syaiful mengatakan masalah yang ditemui di lapangan adalah soal tiket palsu. Mengingat kuota mudik gratis terbatas, maka ada oknum yang memalsukan tiket.

"Tapi tidak mudah memalsukan tiket karena tiketnya ada hologramnya, petugas akan langsung mengetahui saat melakukan scan tiket," katanya.

Hal senada juga dikatakan Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto. Petugas menemukan 4 lembar tiket palsu untuk mengangkut sepeda motor gratis.

"Kita menemukan 4 tiket palsu untuk sepeda motor, kalau penumpang tidak ada. Kami tidak mau mengambil risiko, jadi kami tegas menolak tiket tidak berhologram," ujar Joko.

Pihaknya lebih mementingkan pemudik gratis resmi yang memegang tiket berhologram. Sementara itu, untuk jumlah pemudik gratis tahun ini mengalami peningkatan hingga 50 persen untuk penumpang sedangkan sepeda motor mengalami penurunan 20 persen jika dibandingkan lebaran tahun sebelumnya. Selain dari Kemenhub, mudik gratis juga dilaksanakan oleh Pemprov DKI Jakarta. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto