logo

Kemendes PDTT Dan Shopee Latih UMKM Pemasaran Lewat Online

Kemendes PDTT Dan Shopee Latih UMKM Pemasaran Lewat Online

Peserta pelatihan pemasaran produk secara online. (foto, ist)
01 Juni 2019 22:54 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - PALU: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan marketplace Shopee dan Universitas Tadulako menggelar workshop literasi e-commerce, untuk para pelaku UMKM di daerah tertinggal, di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (29/5/2019).

Workshop diikuti 30 pelaku UMKM berasal dari Kabupaten Donggala dan Sigi, yang membawa produk masing-masing dari desanya. Para pelaku UMKM yang menjadi peserta itu, diberikan pelatihan dengan mendapatkan materi tentang tips berjualan secara online.

Yakni teknik foto produk yang bagus dan juga cara membuat deksripsi produk. Agar dapat menarik perhatian konsumen, sehingga dapat mengakses ke pasar yang lebih luas.

Staf Ahli Menteri bidang pembangunan ekonomi lokal Kemendes PDTT Ekatmawati mengatakan, persoalan pemasaran produk di Daerah Tertinggal tidak hanya terkait aksesibilitas dan minimnya sarana prasarana. Namun juga, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang literasi digital.

"Dalam era ini, digitalisasi ini sangat penting bagi para pelaku UMKM di daerah tertinggal untuk memasarkan produknya," ujarnya. Karena itu, dengan kegiatan workshop yang bekerja sama dengan Shopee ini diharapkan dapat mendorong perkembangan pemasaran produk-produk para pelaku UMKM di daerah tertinggal secara online.

Ekatmawati dalam workshop ini didampingi oleh Direktur Pengembangan Ekonomi Lokal dari Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Ditjen PDT) Kemendes PDTT Bahartani Lamakampali. Dia mengatakan, kerja sama Kemendes PDTT melalui Ditjen PDT dengan Shopee dan Universitas Tadulako telah menghasilkan sebuah komitmen untuk menggerakan UMKM di daerah tertinggal untuk Go-Online.

"Dari pihak Shopee dan pihak universitas telah berkomitmen untuk bersama-sama mendorong atau menggerakan para pelaku UMKM di daerah tertinggal. Untuk memasarkan produknya secara online,. tutur dia

Universitas Tadulako, akan membantu melalui kegiatan KKN, diharapkan mahasiswanya dapat membantu dan mengajak UMKM lain. Untuk bisa memasarkan produk-produknya secara online.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekonomi Lokal Ditjen PDT Kemendes PDTT Bahartani Lamakampali menambahkan, selain literasi e-commerce yang diberikan Shopee kepada pelaku UMKM di daerah tertinggal, Shopee Indonesia juga memiliki program Kreasi Nusantara.

Yang merupakan platform khusus didekasikan bagi UMKM untuk memamerkan rangkaian produknya. "Program ini tujuannya untuk memberikan wadah bagi UMKM, agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas dalam memasarkan produknya secara online," katanya.

Editor : Yon Parjiyono