logo

Antrean Kendaraan Mengular Di Gerbang Kalikangkung Semarang

Antrean Kendaraan Mengular Di Gerbang Kalikangkung Semarang

Suasana kepadatan kendaraan di gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Sabtu (1/6/2019). (Antara)
01 Juni 2019 16:29 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - SEMARANG: Antrean kendaraan di ruas tol Batang-Semarang yang masuk ke gerbang Tol Kalikangkung Semarang mengular saat pemberlakuan "one way" di ruas jalan bebas hambatan itu.

Pantauan Atara pada Sabtu (1/6/2019)  hingga 15.30 WIB, antrean kendaraan terjadi, baik yang akan masuk maupun keluar gerbang Kalikangkung.

Antrean kendaraan yang akan masuk dari arah barat diperkirakan sudah mencapai 200 meter.

Sementara antrean kendaraan keluar yang akan menuju ruas dalam tol dalam Kota Semarang juga mengular.

Direktur Utama PT Jasa Marga Batang Semarang Arie Irianto mengatakan gerbang tol Kalikangkung sudah dibuka maksimal.

Ia menyebut 22 gerbang serta enam gerbang tambahan sudah dibuka.

Meski padat, arus kendaraan yang melintas ruas tol tersebut saat arus mudik ini masih lancar.

Petugas Jasa Marga dan kepolisian juga turun langsung untuk mengatur antrean kendaraan. 

       Sistem One Way

PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama pihak kepolisian memperpanjang penerapan sistem one way dari Kilometer 69 jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Kilometer  414 Gerbang Tol Kali Kangkung.

Corporate Communications Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti menyatakan, atas diskresi kepolisian, maka diterapkan one way terpanjang di Jalan Tol Trans Jawa, yaitu mulai dari KM 69 Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 414 Gerbang Tol Kali Kangkung. Sebelumnya, one wayditerapkan sampai Kilometer 263 wilayah Brebes.

"One way terpanjang ini telah diterapkan pada Sabtu tadi, sejak pukul 11.30 WIB," katanya, dalam siaran pers yang diterima di Cikampek, Sabtu.

Sebelum "one way" dilaksanakan, terpantau antrean kendaraan dari ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) tembus hingga GT Cikampek Utama yang mayoritas disebabkan oleh antrean di titik-titik jelang rest area.

Menurut dia, pemberlakuan "one way" diputuskan dengan terlebih dahulu dipastikan lajur sebaliknya (arah Jakarta) telah steril. Sehingga tidak ada pengguna jalan yang terjebak dalam perjalanan ke Jakarta.

Sementara itu, saat ini Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Palimanan masih terpantau padat di beberapa titik, terutama menjelang rest area.

Selain "one way", diberlakukan juga "contraflow" di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, yakni di titik awal Kilometer 34+800 sampai Kilometer 70 yang terintegrasi langsung dengan "one way" di KM 70 jalan Tol Cipali.

Atas penerapan sistem one way dan contra flow itu, pihak Jasa Marga mengimbau kendaraan bus dan non golongan I serta pengguna jalan jarak dekat untuk tetap menggunakan jalur normal. ***