logo

Kemacetan Saat Mudik

Kemacetan Saat Mudik

31 Mei 2019 14:04 WIB

SuaraKarya.id - Oleh: Joko Setijowarno*

Bahu jalan tol bukan tempat istirahat, tetapi untuk dilewati saat kondisi darurat

Hari pertama mudik lebaran ditandai antrian panjang di GT Cikarang Utama. Dampaknya, beberapa pemudik butuh waktu sekitar 10 jam hibgga Brebes. 

Sudah diduga sebelumnta, rest area akan menjadi sumber kemacetan di tol. Sepanjang Tol Jakarta Cikampek yg dalan kondisi nornal cuma satu jam, tapi penudik sudah memilih singgah di rest area. 

Bisa jadi singgah tersebut buksn untuk istirahat, akan tetapi hanya untuk ketemu saudara atau kerabat untuk berangkat bersama mudik beriringan. Karena berasal dari Jabodetabek,  bertemunya di rest area sepanjang Jakarta-Cikampek. Dengan waktu tempuh satu jam, seyogyanya dapat beristirahat di res area Tol Cipali. 

Menuju masuk rest area terjadi antrian panjang juga. 

Ke depan GT yang berada di ruas tol memang harus dihilang. Digantikan teknologi baru seperti halnya di beberapa tol di mamcanegara. Pilihan menggunaksn OBU, RFID atau yang lain masih dapat didiskusikan lebih lanjut. 

Transaksi pembayaran sudah tidak di ruas tol, semuanya beralih di pintu keluar masuk tol. Antrian akan panjang akan terjadi bukan di ruas tol lagi. 

Masih banyaknya pemudik yang menggunaka bahu jalan untuk beristirahat.  Hal ini turut menghambat perjalanan. 

Kepolisian sebaiknya dapat memfungsikan bahu jalan tol seperti sedia kala. Walaiu hanya untuk berbuka puasapun tidak diijinkan beristirahat di bahu jalan tol. Buka puasa dapat dilakukan di atas kendaraan yang sedang berjalan. Lain halnya dengan roda dua. Jangan sampai ada jargon baru TOL serasa NON TOL. Padahal sudah membayar untuk mendapatkan kenyamanan. 

*Joko Setijowarno, pengamat transportasi

Editor : B Sadono Priyo