logo

Mushola Dan Penampungan PKL Kota Tua Di Gedung Cipta Niaga Segera Dibuka

Mushola Dan Penampungan PKL Kota Tua Di Gedung Cipta Niaga Segera Dibuka

31 Mei 2019 01:08 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kawasan wisata Kalibesar di Kota Tua Jakarta kini sudah relatif rapi dengan hiasan patung-patung dan tanaman pepohonan yang subur menghijau. Pengunjungnya juga semakin banyak. Pelaku Seni Karakter sudah tampak menawarkan jasanya untuk dijadikan obyek foto bersama pengunjung.

Namun untuk dibuka resmi oleh Gubernur DKI Jakarta masih menunggu proses finalisasi Berita Acara Serah Terima (BAST) dari PT Sampoerna Land kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Demikian dikatakan Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Norviadi Setiohusodo, Rabu (29/5/2019). 

Karena itu pengawasan oleh  UPK Kota Tua selama ini dilakukan hanya sekitar Taman Fatahillah. Namun begitu pemantauan oleh UPK Kota Tua tetap dilakukan meliputi seluruh kawasan  seluas 335 Ha. 

Mengenai perkembangan  pemanfaatan Gedung Cipta Niaga di ujung utara Jl Pintu Besar Utara,  Norviadi menjelaskan hingga kini terus dibenahi. 

Diakuinya bahwa gedung antik itu  telah diprogramkan, di lantai 2 untuk mushola dan toilet,  sedang lantai 1 untuk penampungan pedagang kecil (PKL). 

"Itu rencananya akan dilaunching akhir bulan ini oleh pengelola gedungnya yaitu PT Pembangunan Kota Tua atau JOTRC," kata Norviadi. 

Tepat empat pekan yang lalu yaitu Kamis (2/5/2019) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Edy Junaedi didampingi Kepala UPK Kota Tua  meninjau gedung Cipta Niaga  yang sedang direnovasi untuk keperluan tersebut. 

Diakuinya di bulan Ramadhan ini idak ada acara khusus dari UPK Kota Tua. Yang ada hanya beberapa kegiatan dari komunitas seni, komunitas manusia patung yang mengadakan santunan untuk anak yatim dan dhu'afa.

Banyak pengelola museum di Kota Tua mengungkapkan sejak Ramadhan jumlah pengunjungnya menurun drastis. Di antaranya Kasatpel Museum Wayang Sumardi dan Kasatpel Museum Seni Rupa dan Keramik Hari Prabowo. 

Begitu juga Kasatpel Museum Bahari Ahmad Surya juga mengakui merosotnya jumlah pengunjung museum bulan Ramadhan ini.  "Puasa-puasa gini mungkin mereka itu lebih  memilih tidur," ujar Surya belum lama ini.

 Tetapi seorang pengamat   pariwisata dan budaya H Abu Galih menilai justru pada bulan Ramadhan ini pengunjung Kota Tua dapat dengan santai menikmati suasana lengang saat  week end. 

Apalagi saat matahari mulai tergelincir ke barat, banyak pengunjung Kota Tua yang menikmati suasana yang distinktif di antara gedung gedung kuno yang indah gaya arsitektonisnya. Seperti halnya di sekitar Taman Fatahillah dan Kawasan Wisata Kalibesar.

Dari Taman Fatahillah ke Kawasan Wisata Kalibesar paling nyaman lewat Gedung Kerta Niaga dekat Kedai Kopi. Sebab di gedung ini selain sejuk berAC juga bisa beli cinderamata, berwisata kuliner dan dapat pula coba menikmati sensasi berfoto dengan 120 spot menarik di Museum Seni Magic 3D. ***