logo

Kemendes PDTT-OCR Kembangkan Pomdes Di Daerah Tertinggal

Kemendes PDTT-OCR Kembangkan Pomdes Di Daerah Tertinggal

Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi (kanan). (foto, ist)
28 Mei 2019 21:10 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dalam upaya mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis teknologi dan energi atau pengembangan program Pos BBM Desa (Pomdes) di desa, daerah tertinggal dan kawasan transmigrasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) membangun kerja sama dengan PT Octa Citra Rajawali (PT OCR).

Kerja sama dilakukan direalisasikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman bersama, antara Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi dan Dirut PT OCR Omar Aram Pujo Kristhanto, di Kantor Kemendes PDTT, di Jakarta, Selasa (28/5%2019).

Tujuan dari kerja sama itu, jelas Anwar, sebagai upaya bersama untuk memanfaatkan sumber daya yang ada, untuk saling membantu, mendukung dalam rangka pengembangan Pomdes. Selain itu, untuk membangun dan mengembangkan Pomdes di desa, daerah tertinggal dan kawasan transmigrasi.

Dalam meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat desa. Terkait tugas dan tanggungjawab dalam kerja sama, dikatakannya, Kemendes PDTT bertanggung jawab dalam mengidentifikasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau kelompok usaha ekonomi masyarakat desa sebagai pelaku usaha, yang siap dalam mengembangkan dan membangun Pomdes.

Selain itu, juga memberikan fasilitasi, koordinasi dan pembinaan untuk mendukung pengembangan usaha Pomdes. Peran PT OCR, dalam kerja sama itu akan memberikan sosialisasi skema bisnis Pomdes, membantu fasilitasi kemitraan dengan lembaga keuangan perbankan.

Untuk permodalan pengembangan Pomdes, memberikan kepastian ketersediaan BBM untuk usaha Pomdes sesuai kesepakatan, memberikan standarisasi harga di bawah eceran dan kualitas BBM sesuai dengan kualitas BBM nasional dan memberikan pelatihan pengelolaan usaha pomdes.

Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan, program Pomdes adalah program ekonomi kerakyatan berbasis teknologi dan energi, dengan rincian program Pomdes antara lain yakni penyediaan energi BBM, BBG, penjualan sembako, bahan kebutuhan pokok lainnya. Seperti pulsa, token listrik, dan Produk Payment Online Bank (PPOB), serta market place didesa.

Dikemukakannya, program Pomdes ini menggunakan elektronik teknologi digital dan aplikasi Cash on Pomdes berbasis text base dan artificial inteligent. Untuk menunjang seluruh aktivitas penjualan, pembelian, pengawasan, pelaporan, evaluasi dan profil titik pomdes. ***

Editor : Pudja Rukmana