logo

Arus Mudik, PT Pertamina MOR IV Wajibkan Pekerja Jalani Tes Kesehatan

Arus Mudik, PT Pertamina MOR IV Wajibkan Pekerja Jalani Tes Kesehatan

Pekerja PT Pertamina MOR IV Jateng dan DIY menjalani tes kesehatan sebelum bertugas di TBBM Boyolali
23 Mei 2019 22:55 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Area Jateng dan DIY mewajibkan semua tim Satgas RAFI (Ramadhan dan Idul Fitri) menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan layanan kepada masyarakat terutama untuk ketersediaan energi.

Pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas tersebut ditujukan bagi seluruh pekerja, mitra kerja serta kontraktor Pertamina yang bertugas di posko Satgas, Awak Mobil Tangki (AMT) yang standby mengantarkan BBM & LPG, serta operator dan tim safety man yang bertugas di Kios Pertamina Siaga.

"Semua pekerja wajib mengikuti pemeriksaan kesehatan," kata General Manager Operation Region (MOR) IV Jateng dan DIY, Iin Febrian di Terminal BBM (TBBM) Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019).

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi keluhan secara umum, tekanan darah, nadi, pernafasan, kandungan alkohol, keseimbangan serta tes konsentrasi bagi sopir. Jika ada AMT yang hasil pemeriksaannya kurang bagus maka yang bersangkutan tidak boleh membawa mobil.

"Yang bersangkutan wajib direkomendasikan untuk beristirahat," katanya lagi.

Pertamina MOR IV juga menyediakan aplikasi berbasis web yaitu aplikasi fit to work online yang dibuat untuk memudahkan pekerja mengetahui status kebugarannya, sebelum ia melakukan pekerjaannya dihari tersebut. Selain itu, aplikasi ini akan melaporkan hasil pemeriksaan yang terhubung dengan seluruh dokter dan tenaga pemeriksa di seluruh lokasi operasional MOR IV Semarang.

Selain memastikan kesehatan pekerja selama arus mudik Lebaran, Pertamina MOR IV juga menyiapkan posko kesehatan mudik Lebaran di jalan tol.

"Kami menyediakan posko kesehatan Pertamina di KM 379 A dan KM 260 B yang dilengkapi dengan ambulan dan petugas paramedis yang siaga 24 jam," jelasnya. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH