logo

BPJS Ketenagakerjaan - Pemda Belitung Selenggarakan BGISKM 2019

BPJS Ketenagakerjaan -  Pemda Belitung Selenggarakan BGISKM 2019

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. (foto, ist)
19 Mei 2019 19:49 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Indonesia sebagai negara maritim dengan panjang pantai nomor dua di dunia. Sudah sepatutnya memajukan olahraga air. Selain untuk prestasi, juga guna memajukan industri pariwisata.

Demikian dikemukakan Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto, pada acara kick off even BPJS Ketenagakerjaan Belitong Geopark International SUP (Stand Up Paddleboard, SUP) and Kayak Marathon (BGISKM) 2019, di Ancol, Jakarta, Sabtu (18/5/2019). 

"Indonesia penuh akan kekayaan dan keindahan alam nan eksotis," ujarnya. BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda Belitung, akan menjadi tuan rumah perhelatan internasional itu, yang bakal berlangsung di Belitung, pada 2-4 Agustus 2019 mendatang.

Dirut BPJS Ketenagakerjaan menyatakan kebanggaannya, bisa memperkenalkan olahraga air (SUP), yang mulai banyak digemari masyarakat. Kini, terlihat makin banyak komunitas kayak dan SUP bermunculan.

Dijelaskannya, kegiatan dayung di laut menggunakan kayak dan SUP, merupakan salah satu cara yang efektif menikmati pemandangan permukaan laut, serta garis pantai. Seperti diketahui, Indonesia memiliki garis pantai terpanjang ke dua di dunia setelah Kanada.

Kegiatan lomba internasional itu, ungkapnya, diadakan di Belitung karena daerah ini memiliki keindahan permukaan laut yang unik, dengan bebatuan granitnya. Yang memberikan nilai tambah tersendiri, bagi wisatawan yang ingin menjelajah permukaan laut dan garis pantainya.

Dia berharap kegiatan berkelas internasional ini, selain untuk memajukan potensi pariwisata Indonesia, juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Khususnya pekerja hingga olahragawan akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"BPS-TK memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk di dalamnya para atlet, pekerja formal, pekerja informal seperti nelayan, pedagang, dan lainnya," tutur dia.

Kick off event di Ancol dilakukan bersama Bupati Kabupaten Belitung Sahani Saleh, Kaniki Action Partner selaku penyelenggara kegiatan dan SUP.ID selaku perwakilan dari komunitas SUP Indonesia. Kick off ditandai dengan pelepasan peserta paddling malam hari (night paddling) menyusuri garis pantai Ancol dengan menggunakan papan paddle yang diberi lampu.

Sehingga, laut menjadi warna warni sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan menuju BGISKM 2019. Sahani menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah BGISKM 2019 pada 2-4 Agustus 2019 mendatang, yang sedianya akan berlangsung di Tanjung Kelayang.

Dia berharap even seperti ini, bisa diselenggarakan rutin setiap tahun. "Bisa menjadi ciri khas serta unggulan bagi Belitung," ujarnya.

Kegiatan yang diinisiasi pada tahun 2018 melalui Belitong Geopark International Kayak Marathon 2018 ini, merupakan kegiatan pertama yang kemudian dikembangkan dengan bertambahnya aktivitas air lainnya. Seperti SUP dan Kanoe tradisional untuk tahun 2019.

Kegiatan ini rencananya akan jadi agenda tahunan untuk mendorong wisata bahari Indonesia. Sekaligus, mendukung Belitong sebagai Unesco Global Geopark (UGG) pada 2020.

Editor : Gungde Ariwangsa SH