logo

SDM Berkualitas Penunjang Pembangunan Negara

SDM Berkualitas Penunjang Pembangunan Negara

Para nara sumber Hari Keluarga Interbasiona. (foto, ones)
16 Mei 2019 18:47 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Salah satu indikator kualitas sumberdaya manusia (SDN), untuk menunjang pembangunan negara adalah human capital index (HCI). Bank Dunia baru saja merilis Laporan Bank Dunia tahun 2018 menempatkan HCI Indonesia sebesar 0,53. Stunting karena kurang gizi kronis yang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, dikhawatirkan menjadi salah satu masalah dalam pengembangan human capital.

Peneliti Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI Ainia Herminiati, dalam Diskusi Publik “Peran Keluarga sebagai Pondasi Masa Depan Indonesia” di Jakarta, Rabu (15/5/2019) menyatakan, pencegahan stunting bisa dimulai dari pola konsumsi pangan keluarga, yang beragam, bergizi seimbang, dan aman.

Dikemukakannya, ibu hamil dan menyusui harus mencukupi konsumsi karbohidrat, protein, dan mikrogizi. “Juga untuk Makanan Pendamping ASI bagi bayi usia 6-24 bulan,” ujarnya.

Terkait pola asuh dan komunikasi, orangtua dituntut memahami kebutuhan anak sesuai dengan usia dan perkembangan zaman. Sesuai data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia tahun 2017, pengguna internet kelompok usia remaja (13-18 tahun) mencapai hampir 24 juta atau sekitar 16,68 persen dari total pengguna internet di Indonesia.

“Sayangnya, keterampilan teknis anak maupun remaja dalam mengakses internet dan beragam media digital belum sejalan dengan kemampuannya mengapropriasi teknologi. Untuk meningkatkan kualitas hidup, termasuk dalam proses belajar,” ungkap peneliti Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI Aulia Hadi.

DIa menjelaskan, tantangan terbesar dari literasi digital ini adalah pengasuhan dalam keluarga, yang tidak saja memberikan keterampilan teknis. “Literasi digital juga mencakup kecakapan emosional dalam bermedia untuk masa depan digital yang semakin kompleks," tuturnya.

Sementara itu, peneliti Pusat Penelitian Kependudukan LIPI Augustina Situmorang menyebutkan, penelitian Pusat Penelitian Kependudukan LIPI di Medan, Mataram, serta Surabaya menunjukkan, sebagian besar orangtua merasa kesulitan dalam berkomunikasi secara intensif dengan anak berusia remaja.

“Kesenjangan akses media digital antara remaja dan orangtua mempersulit orangtua dalam menjalin komunikasi dengan anak,” ujar dia.

Menurut Augustina, remaja cenderung memilih informasi yang baik-baik saja ketika bercerita dengan orangtua. "Remaja cenderung merasa reaksi orangtua terlalu berlebihan dan tidak memberikan solusi jika remaja bercerita hal-hal negatif," tuturnya.

Salah satunya perundungan (bullying), dikatakan, remaja biasanya menjauh dari orang tua dan menunjukan eksistensi lewat kelompok sebaya, yang punya pengaruh kuat. Diskusi Publik “Peran Keluarga sebagai Pondasi Masa Depan Indonesia” diselenggarakan untuk memperingati Hari Keluarga Internasional, yang diperingati setiap tanggl 15 Mei.

Peringatan tahunan Hari Keluarga Internasional mencerminkan pentingnya keluarga dan peran mereka.

Editor : Azhari Nasution