logo

Puasa Tak Halangi Petugas Kebersihan Bersihkan Jalan

Puasa Tak Halangi Petugas Kebersihan Bersihkan Jalan

16 Mei 2019 13:41 WIB
Penulis : Ahmad Syukri

SuaraKarya.id - BANDUNG: Puasa tak membuat petugas PD Kebersihan Kota Bandung bermalasan-malasan. Mereka tetap bekerja seperti hari-hari biasa di luar bulan puasa.

 

Adalah Dede Suherman, Rokajat, Yuliawati, Tita Cahyani, Eni Suhaeni, dan Yulianti yang sehari-harinya bertugas membersihkan Jalan Dewi Sartika. Mereka mulai menyapu jalan pada pukul 10.00 WIB. Memang lebih siang dari hari biasanya, karena selama bulan Ramadan, jam kerja dimundurkan.

 

Uniknya, di sela-sela melakukan pekerjaan, mereka menyempatkan diri mengampanyekan pentingnya kebersihan. Mereka mengajak warga Kota Bandung untuk menjaga kebersihan.

 

Tak hanya dilakukan secara langsung, ajakan juga dilakukan menggunakan kertas karton bertuliskan ajakan kepada warga. Kertas karton ditempelkan di badan mereka, sehingga saat menyapu tetap dapat berkampanye.

 

Bagi Dede Suherman (55), pekerjaan menyapu jalan bukan hanya sebuah profesi. Namun juga merupakan ibadah sekaligus bentuk rasa cintanya kepada Kota Bandung.

 

"Sebagai muslim, kita tau bahwa kebersihan itu sebagian dari iman. Ini bukan hanya sebagai profesi namun ibadah saya dan bentuk cinta saya kepada Kota Bandung. Semoga yang lain juga demikian," ujar Dede Kamis (16/5/2019).

 

Menurut Dede, kampanye yang dilakukannya bersama teman-teman sesama penyapu jalan, untuk mengajak warga Kota Bandung supaya lebih sadar dan peka terhadap pentingnya membuang dan mengurangi sampah.

 

Sambil mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan, para penyapu jalanan ini juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada warga yang ditemui. Sungguh perbuatan mulia yang dilakukan para penyapu jalanan ini.

 

Ayo warga Kota Bandung, kita ringankan pekerjaan mereka dengan mengurangi memproduksi sampah dan membuang sampah pada tempat-tempat yang sudah disediakan. Selain membantu mereka, sekaligus membuat Kota Bandung menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat.

Editor : Markon Piliang