logo

Pemudik Diprediksi Masih Akan Mendominasi Jalur Darat

 Pemudik Diprediksi Masih Akan Mendominasi Jalur Darat

Foto Istimewa
16 Mei 2019 10:10 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG (Suara Karya): Provinsi Jawa Tengah diperkirakan bakal dibanjiri 8,4 juta pemudik pada Lebaran 2019 mendatang. Dari 8,4 juta pemudik tadi, sebanyak 6,8 juta diprediksi akan menggunakan jalur darat. Yakni yang melintas jalan tol sebesar 40%, jalur Pantura 27%, dan sisanya melintas jalur selatan atau jalur lain.

"Kami perkirakan jumah pemudik mencapai 8,4 juta orang, atau naik sekitar 14% hingga 18% dibanding Lebaran 2018,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satrio Hidayat, Rabu (15/5/2019).

Menurutnya, pemudik yang menggunakan angkutan udara akan menemui beberapa kendala lantaran minimnya jumlah penerbangan yang ada. Hal itu, sudah terlihat dua bulan terakhir di mana terjadi penurunan angka penerbangan yang mencapai 12% dibanding hari biasa.

Penurunan tersebut diakibatkan masih mahalnya tiket pesawat, dan biaya pembelian avtur. Namun, pihaknya yakin adanya kebijakan Kementerian Perhubungan yang menurunkan tarif batas atas akan bisa meningkatkan minat masyarakat mudik dengan pesawat.

"Mudah-mudahan kebijakan Kemenhub menurunkan tarif atas sebesar 16%, yang tadinya Rp 1 juta bisa Rp 850.000, akan mampu mengatasi,” katanya.

Pihaknya memastikan, saat ini berbagai infrastruktur baik darat, udara dan laut telah siap digunakan untuk kelancaran dan keselamatan para pemudik. Untuk jalur darat, pihaknya terus bekerja maksimal apabila terjadi kemacetan panjang, dan khusus di jalur alternatif saat ini juga telah dilakukan penambahan rambu penunjuk arah.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Triatmadja, menyebut mudik tahun ini Polda Jateng akan mengerahkan lebih dari 22.000 personil kepolisian dibantu berbagai jajaran untuk memastikan keamanan perjalanan dan keselamatan para pemudik.

Polda Jateng mengimbau, pemudik hendaknya mempersiapkan diri dengan baik. Cek kendaraan, kesehatan dan Kelengkapannya agar di tengah jalan tidak ada kendala.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto