logo

Ayo...! Minum Kopi Gratis Di Kedai Ngopi Isme Bekasi

Ayo...! Minum Kopi Gratis Di Kedai Ngopi Isme Bekasi

Kedai Ngopi Isme di Bekasi Jaya, Kota Bekasi. (Foto: Dharma/suarakarya.id).
15 Mei 2019 11:41 WIB
Penulis : Dharma/Aji

SuaraKarya.id - BEKASI: Jika Anda ingin sesekali bersantai dan menikmati aroma dari khasnya kopi racikan Ricard, kunjungi saja kedainya yang berada di Jalan KH. Agus Salim 131, Lantai 3, persis di Pertigaan Mekar Sari, samping Alfa Midi, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Disana, Anda bisa memilih jenis kopi dari berbagai Nusantara mulai dari arabika hingga robusta. Harganya pun bisa dijangkau bagi penikmat kopi.

Namun di bulan Ramadhan ini, pemilik kedai kopi 'Ngopi Isme' menggratiskan para pengunjung untuk minum kopi, syaratnya hanya membaca Al Quran dua halaman.

"Program minum kopi gratis dengan membaca Al Quran dua halaman ini, sebenarnya program rutin dari semua kedai kopi di bulan Ramadhan setiap tahunnya," tutur Ricard dengan nama lain dari M Thufail Al Ghafari seorang Mukhalaf sejak 2002 itu.

Program minum kopi gratis ini, kata Ricard, tak lain yakni ibadah. Karena hal itu untuk mengingatkan umat Islam tentang membaca Al Quran di bulan Ramadhan. Dan juga mensosialisasi budaya membaca Al Quran.

"Karena itu kan, salah satu hal penting di bulan Ramadhan menghatamkan Al Quran. Meskipun tidak semua pengunjung terbiasa dengan menghatamkan budaya tersebut," jelasnya kepada suarakarya.id belum lama ini.

Setiap tahunnya, tak sedikit pengunjung yang datang ke kedai Ngopi Isme untuk membaca Al Quran, ada yang lancar maupun terbatah-batah.

"Yang penting mereka baca meski bacanya sayup-sayup, kita bisa mendengarkan," kata pria berusia 37 tahun ini.

Ia menuturkan, program ngopi gratis ini telah manjadi program khusus. Adapun buget yang digratiskan bagi pengunjung sudah dialokasikan tersendiri. Ia pun ingin berbagi sedekah di bulan Ramdhan ini dengan minum kopi gratis.

"Ini sudah menjadi program yang memang sudah ada alokasi dananya. Kopi yang kita stok ini khusus untuk program ini," katanya.

Ricars sudah memprogramkan ngopi gratis di tahun ketiga. Ditahap pertama, pengunjung harus bisa menghafalkan Surat Ar Rahman. Namun dinilainya terlalu berat untuk menghafalkan satu ayat.

"Ya tidak semua orang di takdirkan hafidz quran," ujar pria kelahiran Sulawesi Selatan ini.

Dengan membaca Al Quran ini, lanjutnya, mereka bisa merasakan relevan dengan dunianya.

"Kira-kira ada saja mereka mau coba membaca Al Quran. Itu juga membuat mereka ingat bahwa oh iya, gue muslim harus baca al quran," tutur Ricard.

QS. Al An’am (6) ayat 160 “Barang siapa berbuat kebaikan mendapatkan balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikitpun tidak dirugikan”. ***

Editor : Markon Piliang