logo

Walikota Jitmau: Banjir Kota Sorong Akibat Galian C Tak Terkendali

Walikota Jitmau: Banjir Kota Sorong Akibat Galian C Tak Terkendali

Banjir Di Jalan Maruni Kota Sorong/Foto:skid (Yacob Nauly)
15 Mei 2019 03:45 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - KOTA SORONG: Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menjelaskan,  galian C penyebab banjir di daerahnya setelah bencana alam ini menjadi sorotan masyarakat setempat. Bahkan,  pemerintah daerah disalahkan karena tidak ada solusi yang tepat mengatasi  persoalan  banjir.

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau di Sorong, Rabu (15/5/2019), menegaskan bahwa salah satu penyebab banjir di Kota Sorong adalah proyek galian material tanah dan pasir atau galian C yang tidak bisa dikendalikan.

Ia mengatakan bahwa banjir melanda sejumlah kawasan di Kota Sorong setiap saat cuaca hujan tinggi akibat saluran drainase tertutup tanah yang salah satu penyebabnya adalah proyek galian C.

Menurut dia, pemerintah Kota Sorong kesulitan dalam menertibkan proyek galian C tersebut karena izin operasi telah menjadi kewenangan pemerintah Provinsi Papua Barat.

Mengatasi masalah banjir, kata dia, pemerintah Kota Sorong telah menurunkan alat berat guna menggali saluran drainase yang tertutup tanah pada sejumlah daerah yang banjir jika curah hujan tinggi.

Ia mengatakan bahwa banjir adalah reaksi alam yang menjadi musibah bagi manusia karena ulah manusia sendiri. Sejak awal penataan kota sudah salah karena masyarakat mendirikan bangunan tanpa memikirkan saluran pembuangan air.

"Sekarang pemerintah mau membangun drainase harus ganti kerugian masyarakat yang tidak sedikit. Inilah yang menjadi problem pembangunan di Kota Sorong" ujarnya.

Pemerintah Kota Sorong telah mengusulkan kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR guna membangun saluran air dan tempat penampungan di tengah Kota.

"Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR sudah menerima usulan tersebut dan akan membantu pemerintah kota Sorong guna meminimalisir banjir," kata Wali Kota. (Antara) ***

Editor : Pudja Rukmana