logo

Pemkot Ambon Buka Tiga Jabatan Strategis

Pemkot Ambon Buka Tiga Jabatan Strategis

13 Mei 2019 23:24 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AMBON:Pemerintah kota (Pemkot)  Ambon, Maluku membuka pengumuman lelang jabatan pimpinan tinggi pratama untuk tiga jabatan strategis.

"Kami pada 13 Mei 2019 mengumumkan proses seleksi terbuka lelang jabatan tiga jabatan strategis yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset daerah, Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan serta Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga," kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy di Ambon, Senin (23/5/2019), seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan, lelang jabatan terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Ambon dan Kabupaten atau Kota yang memenuhi persyaratan sebagaimana yang ditetapkan Panitia seleksi.

"lelang ini terbuka bagi ASN yang ingin mengikuti seleksi, jika dinyatakan memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti seleksi sesuai kompetensi yang diinginkan," katanya.

Proses lelang jabatan, kata Richard akan dilakukan dalam kurun waktu dua pekan, yang dimulai dari tahapan pendaftaran, tahapan administrasi hingga seleksi secara terbuka dan transparan.

Seluruhnya dilakukan melalui mekanisme normatif yakni sesuai amanat Undang-undang (UU) No: 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP No11 tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama yaitu jabatan sekretaris daerah Eselon II.a dan jabatan setara eselon II.b dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS.

"Pengisian jabatan tersebut bukan maunya Wali kota maupun Wakil Wali kota, tetapi dalam manajemen PNS mengamanatkan agar pimpinan tinggi pratama harus melalui seleksi dan tahapan, tidak dapat ditunjuk sesuai keinginan,'Ujarnya.

Ia menambahkan, seleksi terbuka yang dilakukan untuk mengisi kekosongan tiga jabatan tersebut karena telah memasuki masa pensiun dan mendapat surat Keputusan Wali Kota Ambon tentang Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) ASN yang terlibat kasus korupsi.

Setelah proses lelang jabatan ini maka akan diikuti juga dengan penataan birokrasi secara menyeluruh, terbuka dan kompetitif di kalangan PNS.

"Proses ini mengikuti aturan yang berlaku, saya tau aturan dan tidak mau melanggar sehingga semua harus berjalan sesuai aturan,"katanya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto