logo

Presiden Resmikan Tol Pandaan-Malang

  Presiden Resmikan Tol Pandaan-Malang

13 Mei 2019 18:33 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id -  

MALANG: Presiden RI Joko Widodo kembali meresmikan jalur tol baru di Pulau Jawa. Kali ini giliran tiga seksi Tol Pandaan-Malang sepanjang 30,625 kilometer yang diharapkan bisa mengurai kemacetan dari Surabaya menuju Malang yang dikenal sebagai kota pariwisata dan pendidikan.

Presiden Joko Widodo meminta agar jalan tol yang baru saja diresmikannya itu, digratiskan untuk arus mudik Lebaran 2019. "Tadi saya bisik-bisik kepada pemiliknya jalan tol, Ibu Menteri BUMN (Rini Soemarno). Jangan sampai bayar dulu, sampai lebaran," ujarnya di Gerbang Tol Singosari, Kabupaten Malang, Senin (13/5/2019).

Tol Pandaan-Malang itu sendiri memiliki panjang 38,4 kilometer. Tapi ruas tol yang diresmikan baru seksi 1 hingga 3 sepanjang 30,6 kilometer. Jalur itu berawal dari Pandaan, melewati Kabupaten Pasuruan hingga Singosari, Kabupaten Malang.


Sementara seksi 4 dan seksi 5, sepanjang 7,8 kilometer dari Singosari hingga Kota Malang, saat ini masih dalam tahap konstruksi.

Menurut Jokowi, Jalan tol Surabaya-Malang ini sudah bertahun-tahun ditunggu masyarakat. Waktu tempuh Surabaya-Malang yang semula 3-3,5 jam, sekarang diperkirakan bisa ditekan menjadi hanya 1 jam.

Presiden sendiri berencana akan terus melengkapi kebutuhan infrastruktur di Kota Malang. Menyusul penuntasan proyek jalan tol, selanjutnya akan dilakukan perpanjangan run way bandara di Kota Malang. "Satu-satu dulu lah. Tol dulu, nanti bandaranya," ujarnya.

Pada bagian lain, Menteri BUMN, Rini M Soemarno, keberadaan Jalan Tol Pandaan-Malang merupakan bagian dari peran BUMN sebagai agen pembangunan dalam mendorong peningkatan konektivitas darat dan pemerataan ekonomi. “Saya dorong terus supaya bisa selesai semua. Pak Presiden juga sudah memberikan arahan untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Dukungan atas penuntasan alan tol itu juga muncul dari Pemprov Jatim. Menurut Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, keberadaan tol ini akan memperlancar transportasi dan mobilitas orang dan barang dari Pandaan ke Malang yang terkoneksi langsung ke Surabaya dan sebaliknya.

Meski bukan merupakan bagian dari Tol Trans Jawa, jalan tol Pandaan-Malang ini berperan signifikan sebagai penghubung daerah Malang dan Surabaya yang senantiasa. "Keberadaan jalan tol ini akan mengurai kemacetan, karena sekitar 70 persen kendaran akan pilih lewat tol," ujarnya.

Meski bukan termasuk bagian Tol Trans Jawa, Jalan Tol Pandaan-Malang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menjelaskan dengan beroperasinya Jalan Tol Pandaan-Malang ini, waktu tempuh antara Surabaya dan Malang yang sebelumnya 4-5 jam menjadi 1-1,5 jam.

Jalan Tol Pandaan-Malang memiliki total panjang jalan 38,488 Km, dimana tiga seksi yang diresmikan oleh Presiden mencakup Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 Km, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,50 Km dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,51 Km.

Sedangkan untuk seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 Km beroperasi fungsional saat arus mudik balik Lebaran 2019 dan seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,113 Km masih dalam tahap konstruksi.***

Editor : Yon Parjiyono