logo

23 Tahun Jaga Menara Suar Perbatasan RI-Australia Tanpa Digaji

 23 Tahun Jaga Menara Suar Perbatasan RI-Australia Tanpa Digaji

12 Mei 2019 22:03 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - KEPULAUAN ARU: Elkana Amarduan, warga Desa Eliasa, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku yang telah 23 tahun menjaga menara suar di daerah perbatasan RI – Australia,  tanpa  gaji (upah), dikunjungi tim Kepolisian Resort Maluku Tenggara Barat (MTB), Sabtu (11/5/2019).

Tim yang dipimpin oleh Waka Polres, Kompol Lodevicus Tethol itu menemui Eli (sapaan akrab) guna memberikan bantuan.

Wakapolres menyatakan, pihaknya merasa iba saat membaca berita tentang kisah Eli yang rela menjaga menara suar milik Kementerian Perhubungan RI semenjak dibangun pada 1996 dan rampung pada 1997 tanpa diupah.

"Kesetiaan Bapak Eli Amarduan untuk menjaga dan merawat menara mercusuar tanpa digaji maupun diberikan upah membuat kami datang ke desa Eliasa untuk memberikan sedikit bantuan berupa sembako kepadanya," katanya.

Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian setiap anggota Polres MTB dalam program Berbagi Seribu Rupiah Sehari (Berseri) yang telah dilakukan selama sepekan ini. Paket bantuan tersebut berupa beras, minyak goreng, telur ayam, dan gula pasir.

" Walaupun tidak seberapa yang dapat kami berikan, kiranya sembako ini dapat membantu Bapak Eli beserta keluarga," kata Lodevicus Thetol.

Saat bertemu dengan Eli Amarduan, Waka Polres mengucapkan terima kasih atas nama Kapolres beserta seluruh jajaran Polres MTB atas pengabdian dan kesetiaan pria yang kini berusia 62 tahun itu dalam menjaga dan merawat menara suar di Selaru.

"Kami berharap Pak Eli akan terus menjaganya demi keutuhan NKRI di pulau terluar," kata Waka Polres.

Ia mengaku prihatin terhadap kehidupan keluarga Eli yang masih terbatas secara ekonomi dan tidak mampu membiayai pendidikan tiga orang anaknya.

"Anak yang sulung dari pak Eli ini akhirnya putus kuliah karena mahalnya biaya kuliah, sementara anaknya yang lain putus sekolah," kata Lodevicus, seraya menyatakan masalah tersebut akan disampaikan kepada Pimpinan Polri secara berjenjang.

Elkana Amarduan pun menguncapkan terima kasih atan kunjungan tim Polres MTB dan bantuan yang diberikan kepadanya.

" Saya sangat berterima kasih atas bantuan sembako yang diberikan oleh Polres MTB lewat Waka Polres Kompol Lodevicus Tethool hari ini, karena baru pertama kali saya menerima bantuan seperti ini," katanya.

Ucapan terima kasih pun disampaikan oleh Pemerintah desa Eliasa pada saat mendampingi Eli dalam menerima bantuan itu.

Selain itu, pemerintah desa Fursui di kecamatan itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakapolres karena bantuan yang sama juga diberikan kepada salah seorang warga kurang mampu di desa itu.

Dalam kunjungan ke Selaru, Waka Polres MTB didampingi tim Bidkum Polda Maluku yakni Ipda Yefta M.Malasa, Max Manusia serta tim dari Polsek dan Polres yakni Kapolsek Selaru Ipda K.Molle, PS Kasiwas Aiptu Everadus Fasse, Bripka H.Y.Tanamal (Brig Sat Binmas) , Bripka Antonius Dasfamudi (Brig Sat Binmas) dan Bripda I Gede Mustiara Putra (Brig Subbaghumas Bag Ops). Antara ****

Editor : Gungde Ariwangsa SH