logo

Polisi Sebar Gambar Terduga Pembunuh Mantan Wartawan

Polisi Sebar Gambar Terduga Pembunuh Mantan Wartawan

12 Mei 2019 21:39 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id -
SURABAYA: Polisi menyebar gambar dua sosok laki-laki yang diyakini terlibat dalam kasus pembunuhan sadis  yang menewaskan mantan wartawan sebuah media mingguan, Soeprayitno (53). Gambar kedua pelaku itu diperoleh dari hasil rekaman kamera CCTV yang diambil polisi dari sebuah rusun di kawasan Tanah Merah, Surabaya.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, dugaan pembunuhan mengerucut pada kedua sosok itu setelah polisi melakukan penyelidikan dan mengumpulkan petunjuk. "Petunjuk yang ada mengarah ke rumah keluarga mantan istri korban di kawasan Rusun Tanah Merah tersebut," ujarnya, Minggu (12/5/2019).

Seperti diberitakan, korban ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumahnya kawasan Tanah Merah Gang 2 Kenjeran, Surabaya, sekitar pukul 20.30 WIB, Jumat (10/5/2019).  Korban yang warga Sidotopo Wetan No 198 B, Kenjeran, Surabaya, dan tinggal di Tanah Merah gang II, Kedinding, Surabaya itu sempat nongkrong di sebuah warkop Tanah Merah Gang I yang tak jauh dari lokasi ditemukan jenazahnya.

Korban disebutkan didatangi para pelaku. Usai bertengkar hebat, korban dikejar pelaku dan disabet clurit berkali-kali hingga terluka parah. Korban yang terluka di bagian tangan, kaki dan punggung korban itu akhirnya meninggal dunia karena kehabisan darah.

Polisi yang melakukan penyelidikan berusaha mendalami rekaman CCTV sebuah rusun yang ditempati rumah keluarga mantan istri korban, yang lokasinya tidak jauh dari TKP.  Dugaan mengarah pada kedua pelaku setelah polisi menganalisa timeline CCTV, dan mencocokkan waktu meninggalnya korban.

Kedua pelaku yang wajahnya terekam kamera CCTV itu, diketahui mendatangi rumah mantan istri Soeprayitno untuk mencari keberadaan pemegang surat tugas dari sebuah media mingguan Gegana Indonesia, yang berlaku hingga 28 Februari 2019 tersebut. "Pelaku ini sempat mencari-cari korban di rusun itu. Mereka nggak tahu kalau korban dengan istrinya sudah bercerai," ujar Agus.

Sosok kedua pelaku juga sama persis seperti yang digambarkan saksi di sekitar lokasi pembunuhan. Ada saksi yang melihat korban sempat adu mulut dengan kedua pelaku seperti dalam gambar tersebut, sebelum terjadinya pembacokan bertubi-tubi yang menewaskan korban.

Kini, pihak kepolisian sudah memasukkan kedua pria itu dalam daftar pencarian orang (DPO). Dalam gambar tersebut CCTV itu, kedua terduga pelaku memakai topi. Terduga pelaku pertama menggunakan jaket dan tampak menyembunyikan sesuatu di dalamnya, yang diduga adalah senjata tajam untuk membunuh korban.

Pihaknya berharap, masyarakat yang mengenal atau mengetahui keberadaan kedua orang itu untuk segera melapor. Polisi juga berharap agar kedua pelaku itu segera menyerahkan diri.***

Editor : Yon Parjiyono