logo

Diganjar Award, Stigma Kota Begal Diredam Karena Tiim Cobra

Diganjar Award, Stigma Kota Begal Diredam Karena Tiim Cobra

Perwakilan LBB Serahkan Award kepada Kapolres Lumajang dan Tim Cobra
30 April 2019 08:49 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - LUMAJANG: Stigma Lumajang sebagai kota begal terdengar sampaih ke ini Bali, mengingy banyaknya orang-Lumajang  bekerja di Pulau Dewata  sebagai pemanduu wisata. Mereka bergabung dalam sebuah komunitas Lumajang Bali Bersatu (LBB).

Kejadian begal dan pencurian sapi yang marak di Lumajang membuat mereka khawatir apabila membawa turis ke Lumajang, padahal mereka menyadari bahwa potensi wisata nya sangat bagus. 

Ada Objek wisata B29 yang di kenal juga sebagai negeri di atas awan yang memiliki panorama yang sangat indah serta culture masyarakat tengger yang memiliki keunikan tersendiri. di samping itu ada juga obyek wisata tumpak sewu yang di kenal sebagai niagaranya indonesia.

Persoalan keamanan menjadi persoalan utama yang membuat objek wisata ini kurang berkembang, hal ini dikarenakan pemandu wisata khawatir bila membawa turis ke lumajang.

Kehadiran tim cobra Polres Lumajang yang mampu memutus mata rantai pencurian sapi dan mampu menekan kriminalitas seperti begal dan street crime, membuat para pemandu wisata mempunyai harapan untuk mengembangkan objek wisata di kota kelahiran mereka di Lumajang.

Menurut Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban,pihaknya sebagai Kapolri tugas nya menciptakan situasi keamanan di wilayah.

"Saya ingin Lumajang menjadi kota kecil yang damai dan aman, jangan sampai menjadi momok bagi masyarakat luar maupun warga lumajang sendiri oleh karena itu jajaran polres lumajang agar selalu memaksimalkan kinerjanya guna memberikan perasaan aman kepada masyarakat" Ujar Arsal kembali

Muhammad Khoiri ketua Komunitas Lumajang Bali Bersatu ( LBB) memberikan apresiasi khusus kepada Tim Cobra Polres Lumajang.

"Saya atas nama komunitas LBB memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Tim Cobra Polres Lumajang. Saya orang lumajang tapi selama ini saya khawatir membawa turis ke lumajang karena stigma kota lumajang sebagai kota begal sangat melekat stigma tersebut. Tapi sejak adanya tim cobra, kami merasakan lumajang menjadi sangat aman. hari ini saya berani membawa turis Jepang satu keluarga untuk menikmati wisata di lumajang. mereka juga ingin ketemu tim cobra karena saat kami menyampaikan tentang pariwisata di lumajang, mereka browsing sendiri dan menemukan sepak terjang tim cobra yang katanya mampu menciptakan keamanan di lumajang” Ujarnya

Pemberian penghargaan oleh komunitas LBB (pemandu wisata dari bali) kepada Kapolres dan Tim Cobra diberikan bersamaan kunjungan turis Jepang ke Polres Lumajang pada hari Senin 29 April 2019.