logo

Sebanyak 20 TPS di Jatim Gelar Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan

 Sebanyak 20 TPS di Jatim Gelar Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan

23 April 2019 19:15 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim melakukan pemungutan suara ulang dan pemungutan suara lanjutan di 20 tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Jawa Timur. Pungutan suara ulang dilakukan karena faktor pelanggaran yang ditemukan  Badan Pengawasa Pemilu (Bawaslu) dan pemilu lanjutan digelar karena kehabisan kertas suara saat pemilu serentak 17 April lalu.

Menurut Ketua KPU Jatim, Choirul Anam, pemilu ulang akan dilakukan di 18 TPS, sedangkan 2 TPS lainnya pemungutan suara lanjutan. "Pelaksanaan pemungutan suara lanjutan, sudah dimulai sejak hari ini, (Selasa-red)," ujarnya, Selasa (23/4/2019).

Sebanyak 18 TPS yang melakukan pemungutan suara ulang itu adalah TPS 3 Masalima, Kecamatan Masalembu, Sumenep, TPS 1 Awang-awang, Kecamatan Wonosari, Mojokerto, TPS 10 Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik, TPS 7 Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, TPS 15 Banyoneng Lain, Kecamatan Geger, Bangkalan, TPS 3 Atrapang, Kecamatan Banyuates, Sampang, TPS 6 Madupat, Kecamatan Camplong, Sampang dan TPS 9 Rabasan, Kecamatan Camplong, Sampang.

Selain itu ada juga TPS 6 Bancangan, Kecamatan Sambit, Ponorogo, TPS 14 Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, TPS 9 Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, TPS 17 Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, TPS 3 Timahan, Kecamatan Kampak, Trenggalek, TPS 1 Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Situbondo, TPS 28 Rungkut Menanggal, Kecamatan Gununganyar, Surabaya dan  TPS 11 Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Termasuk  TPS 14 Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan dan TPS 16 Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan pemungutan suara lanjutan hanya dilakukan di 2 TPS. Antara lain TPS 3 Wangkal, Kecamatan Kejayan, Pasuruan
dan TPS 1 Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kediri.

Menurut Anam, pelanggaran yang ditemukan Bawaslu diantara dalam bentuk pemilih yang seharusnya tidak memiliki hak memilih tapi tetap memaksakan untuk menggunakannya di TPS. Dia kemudian mencontohkan kasus Pasuruan yang ditemukan ada lebih 5 pemilih di luar DPT. Mereka difasilitasi dan memaksakan untuk menggunakan hak suaranya. Sedangkan,

Sedangkan untuk pemungutan suara lanjutan, dilakukan karena ada TPS yang kekurangan surat suara saat hari H pelaksanaan Pemilu, dan pemilu lanjutan ini hanya mengundang pemilih yang kemarin belum mendapatkan surat suara. "Ada 49 pemilih di Kediri dan 47 pemilih di Pasuruan," ujarnya.

Hari ini, kata dia, sudah dilaksanakan pemungutan suara lanjutan.  Sedangkan untuk pemungutan suara ulang, sudah dilakukan di beberapa TPS seperti di Bangkalan dan Sumenep.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH