logo

Satu Pelaku Tewas Ditembak, Komplotan Penjahat Jalanan Diringkus

Satu Pelaku Tewas Ditembak,  Komplotan Penjahat Jalanan Diringkus

Tersangka komplotan perampokan dengan kekerasan diringkus petugas.
23 April 2019 19:10 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Empat bandit jalanan yang dikenal sadis, diringkus Tim Reserse Jakarta Barat. Kawanan ini tak jarang melukai korbannya kalau tidak
menuruti kemauannya.

"Korban terakhir dari komplotan ini pengendara d ojek online (ojol) yang dibegal motornya, di Jalan Arjuna Palmerah, Jakarta Barat," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu, Selasa (23/4/2019).

Kronologi kejadian, pengedara ojol  AK ( 37), melintas di Jalan Arjuna Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

AK baru saja selesai mengantar penumpang, saat melintas di TKP, korban didatangi oleh 3 sepeda motor yang dikendarai oleh 5 orang pelaku  dan langsung  menyerang sepeda motor korban.

Salah satu pelaku mengambil kunci kontak sepeda motor korban, sedangkan pelaku yang lain mengancam korban dengan menggunakan senjata api dan golok untuk memberikan rasa takut kepada korban dan merampas barang-barang milik korban.

"Selanjutnya pelaku langsung pergi dan membawa kabur 1 unit sepeda motor milik korban," katanya

Empat dari lima anggota komplotan dibekuk petugas. Satu tersangka masih buron dan satu pelaku tewas tertembak karena melawan. 

"Pelaku ada lima orang, tersangka RA (27) masih dalam pengejaran. Bukan hanya satu tempat saja mereka melakukan aksinya. Kita masih kembangkan," Edi lagi.

Empat bandit ditangkap di tempat berbeda, yaitu  SJ (29), SI (17), MO (24), dan TK (20).

Saat upaya penangkapan pelaku berusaha melawan petugas dengan menyerang petugas dengan mengunakan senjata tajam. Sehingga untuk keamanan petugas, pelaku pun dihadiahi timah panas.

"Kami terpaksa melumpuhkan dengan menggunakan timah panas lantaran pelaku melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian dengan menggunakan senjata tajam," ujarnya.
.
Kanit Jatanras Polres Metro jakarta barat Iptu Dimitri Mahendra menyebutkan dari tangan tersangka disita  barang bukti berupa 10 unit HP, 5 buah dompet, 1 set kunci leter T, 2 buah STNK, 2 bilah golok, 3 kunci motor.

Kemudian 1 buah tas ransel warna coklat, 2 buah tas sandang selempang, 1 unit motor Honda Beat warna hitam (Alat Kejahatan), 1 unit motor suzuki satria FU warna hitam Nopol A 2034 LY (Alat Kejahatan).

"Ada juga barang bukti yang kita amankan dari hasil kejahatan berupa 1 unit motor honda beat warna merah putih (Hasil Kejahatan TKP Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan), 1 unit motor Honda Beat Warna Merah Putih (Hasil kejahatan TKP Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat," ucapnya.

Para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara

Editor : B Sadono Priyo