logo

BKKBN Harus Mempertanggungjawabkan Target Yang Sudah Ditetapkan

BKKBN Harus Mempertanggungjawabkan Target Yang Sudah Ditetapkan

Sekretaris Utama BKKBN H Nofrijal SP MA. (foto, ist)
23 April 2019 15:02 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - DEPOK: Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program - Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (SKAP - KKBPK) 2019 merupakan refleksi pencapaian Program KKBPK selama kurun waktu 2015-2019. Tahun 2019 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) 2015-2019. BKKBN harus dapat mempertanggungjawabkan sasaran/target yang sudah ditetapkan.

Demikian dikemukakan, Sekretaris Utama BKKBN H Nofrijal SP MA, saat membuka kegiatan Pembekalan Fasilitator dan Supervisor Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (SKAP) Tahun 2019 di Margo Hotel, Depok, Jawa Barat, Senin (22/4/2019).

Dijelaskannya, pertanggungjawaban yang BKKBN lakukan tidak hanya terbatas pada program. Tapi, juga secara luas pada peningkatan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia, dengan sasaran pada pengendalian penduduk, keluarga berencana, serta pembangunan keluarga.

Pembangunan yang dilakukan secara terencana di segala bidang dan berbasis data. Sehingga, imbuhnya dapat menciptakan kondisi ideal antara perkembangan kependudukan dengan daya dukung dan daya tampung.

Untuk meningkatkan kapasitas penduduk dalam pembangunan. Cakupan sampel SKAP – KKBPK 2019 yang meliputi 34 provinsi di Indonesia, dengan level estimasi parameter nasional dan provinsi. Sehingga, diperkirakan 67.725 rumah tangga yang akan menjadi sampel (dari sebanyak 1.935 kluster).

Menurut Nofrijal, SKAP – KKBPK 2019 menjadi penting untuk dilaksanakan, karena selain sebagai alat evaluasi program, juga merupakan salah satu rujukan perumusan kebijakan, strategi, program jangka menengah nasional dan rencana strategis BKKBN 2020-2024.

Dalam rangka mencapai visi BKKBN “Terwujudnya Penduduk Tumbuh Seimbang dan Berkualitas” yaitu menurunnya TFR menjadi 2,1 anak pada tahun 2025, terbentuk struktur umur produktif, TFR harus terus dijaga dan dipertahankan. Untuk menjaga pertumbuhan penduduk tetap seimbang, dalam jangka waktu panjang dan tidak negatif.

Pembekalan Fasilitator dan Supervisor SKAP – KKBPK Tahun 2019 diselenggarakan dari 21 April hingga 4 Mei 2019 di Margo Hotel, Depok, Jawa Barat. Peserta pelatihan Fasilitator dan Supervisor berjumlah 300 orang, berasal dari 34 perwakilan BKKBN Provinsi dan perguruan tinggi di provinsi setempat.

"Saya tekankan, peran saudara sebagai fasilitator dan supervisor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kualitas dari survei ini. Karenanya, peran saudara dalam kegiatan pembekalan fasilitator dan supervisor ini sangat berkontribusi, terhadap kualitas data yang akan dikumpulkan nanti.” tutup Nofrijal.

Editor : Markon Piliang