logo

Mufidah Kalla Dinobatkan Jadi Ibu Kerajinan Indonesia

Mufidah Kalla Dinobatkan Jadi Ibu Kerajinan Indonesia

Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Mufidah Kalla mendapatkan penghargaan "Ibu Kerajinan Indonesia" dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perindustrian, Selasa (23/4/2019).
23 April 2019 14:11 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Mufidah Kalla mendapatkan penghargaan "Ibu Kerajinan Indonesia" dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perindustrian.

"Apresiasi ini diberikan atas kontribusi serta dukungan Mufidah Kalla terhadap produk-produk kerajinan di Tanah Air," kata Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perindustrian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran, Yanti Airlangga di Kemenperin, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Sebagai inisiator pemberian apresiasi, Kemenperin juga menggelar pameran produk-produk Industri Kecil Menengah (IKM) yang didedikasikan untuk istri Wapres Jusuf Kalla itu.

"Hari ini juga diadakan pembukaan pameran apresiasi kepada Ibu Mufidah Kalla sebagai Ibu Kerajinan Indonesia. Nanti ada fashion show, permainan tradisi dari masyarakat Sumatera Barat, dan lainnya," kata Yanti lagi.

Istri Menperin Airlangga Hartarto itu menjelaskan, sebanyak 54 IKM akan memamerkan produk berupa kerajinan, batik hingga fesyen di Plasa Pameran Industri Kemenperin pada 23-26 April mendatang.

Pameran kali ini  menghadirkan ambience bernuansa adat Minang yang merupakan tanah kelahiran Mufidah Kalla.

Dalam pameran tersebut, pengunjung akan dimanjakan dengan dekorasi adat Minang, ditambahkan jamuan tarian khas melayu dan tari pasambahan gelombang lilin. Mereka juga menyicipkan kuliner khas Sumatera Barat.

"Saya apresiasi Bu Yanti, Pak Airlangga, dan Darma Wanita Kemenperin yang mendedikasikan kegiatan ini untuk saya. Sebuah acara yang sangat berkesan sehingga saya seperti berada di kampung halaman saya," kata Mufidah Kalla.

"Saya apresiasi Kemenperin yang terus beri dukungan ke pengrajin di berba gai daerah. Salah satunya berkat bantuan dari Kemenperin sekarang ada sentra dan sekolah tenun kain songket di Sumbar," tambahnya.

Menurut Mufidah, Indonesia memiliki potensi industri kerajinan yang besar. Hal ini ditunjang dengan bahan baku dan kearifan lokal yang melimpah, serta perajinan yang kreatif, inovatif dan tekun dalam menjalani keahliannya.

"Saya ajak seluruh hadirin cintai kerajinan Indonesia, dorong para pengrajin kembangkan usahanya, membina dan turut memromosikan ke masyarakat luas untuk gunakan produk kerajinan di tanah air," ujar Mufidah Kalla. ***