logo

Optimalisasi Potensi Laut Indonesia Bisa Mensejahterakan Rakyat

Optimalisasi Potensi Laut Indonesia Bisa Mensejahterakan Rakyat

Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Dirhamsyah
23 April 2019 00:08 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dengan lautan seluas 3,25 juta kmpersegi dan 2,55 juta km persegu Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Laut Indonesia memiliki potensi besar yang dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat.

Apalagi, data dari United Nations Development Programme (UNDP) menyebutkan perairan Indonesia sebagai habitat bagi 76 persen terumbu karang, dan 37 persen ikan karang dunia. Untuk itu, Pusat Penelitian Oseanografi LIPI pada tahun ini menjadikan kajian kesehatan terumbu karang dan ekosistem laut sebagai fokus program riset. 

“Tahun ini ada 17 lokasi yang akan dipantau. Dari hasil monitoring berkala pada banyak lokasi yang menyebar di sekitar 40 lokasi, telah dikembangkan indeks kesehatan karang dan dalam waktu dekat juga akan dikembangkan indeks kesehatan untuk mangrove dan lamun,” ungkap Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Dirhamsyah, pada acara Media Briefing bertajuk: Peran Riset untuk Optimalisasi Potensi Laut Indonesia, di Kapal Riset Baruna Jaya VIII di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dia menjelaskan, LIPI juga secara khusus melakukan penelitian pada beberapa spesies laut, yang dikategorikan terancam punah.

Di bagian lain, Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Puji Rahmadi menjelaskan, potensi kelautan Indonesia yang sangat besar ini butuh pengaturan yang baik. Agar pemanfaatan dapat optimal dan lestari.

“Kegiatan riset merupakan usaha optimalisasi dalam memanfaatkan potensi laut Indonesia. Laut Indonesia memiliki sumber daya air, ikan, karang, lamun, mangrove, serta berjuta biota lain," tuturnya.

Semuanya, mempunyai nilai ekonomis tinggi. Bahkan, menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Puji menghitung, potensi kekayan laut Indonesia pada tahun 2018 mencapai lebih dari 1.700 triliun rupiah. Yang hampir setara dengan pendapatan APBN Indonesia pada tahun yang sama.

“Berdasarkan perhitungan kasar, 30-40 persen laut Indonesia yang baru teroptimalkan. Kekayaan laut ini bisa saja tidak menjadi optimal, jika tidak ada usaha menjaga laut,” ujarnya.

Editor : Gungde Ariwangsa SH