logo

Angkat Tema Spice Up The World, UFF Siap Jadikan Makanan Indonesia Mendunia 

Angkat Tema Spice Up The World, UFF Siap Jadikan Makanan Indonesia Mendunia 

22 April 2019 15:36 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kuliner tidak bisa dipisahkan dari pariwisata. Kuliner juga menjadi identitas sebuah negara. Kementerian Pariwisata menyadari hal itu. Lewat Ubud Food Festival (UFF), kuliner Indonesia akan dibawa makin mendunia. Untuk itu, tema yang dipilih adalah Spice Up the World.

Ubud Food Festival 2019 akan berlangsung 26-28 April, di Festival Hub @ Taman Kuliner, Jl. Raya Sanggingan, Ubud, Bali. Acaranya berisi Special Events, Masterclasses, dan Food Tours dan akan dilangsungkan di beberapa lokasi di sekitar Ubud.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Ricky Fauzi, Ubud Food Festival berisi acara yang sangat beragam.

“Ubud Food Festival merupakan festival kuliner dengan program berbayar dan tidak berbayar. Acaranya beragam. Terdiri dari demo masak, acara spesial, diskusi makanan, masterclass, food tour, pasar makanan, pemutaran film, acara untuk anak-anak, dan pertunjukkan musik,” papar Ricky, Senin (22/4/2019).

Dijelaskan Ricky, Ubud Food Festival akan mempertegas kenikmatan kuliner Indonesia yang kaya akan rempah.

“Tema yang kita angkat adalah Spice Up the World. Rempah yang dimiliki Indonesia adalah salah satu yang terbaik di dunia. Buktinya, dulu negara-negara Eropa datang ke Indonesia uuntuk mendapatkan rempah terbaik. Hal ini yang akan kita pertegas,” paparnya.

Dalam UFF tahun ini, ada program baru yang diperkenalkan, yaitu Quick Bites. Sesi ini merupakan presentasi selama 20 menit. Materi presentasi disampaikan pembicara Festival mengenai topik tertentu. Semua dikulik lebih mendalam agar pecinta kuliner mendapatkan gambaran utuh mengenai permasalahan yang diangkat.

“Setiap hari, pengunjung Festival dapat menikmati sesi Quick Bites. Karena, menyajikan topik-topik yang berbeda. Mulai dari gerakan Slow Food, makanan fermentasi dari Indonesia, buah-buahan asal Bali yang mulai langka, komunitas pertanian, dan lainnya,” terang Ricky.

Menariknya, Ubud Food Festival 2019 Presented by ABC juga menggelar demo masak. Namun, demo tidak hanya dapat ditemui dalam sesi Kitchen Stage @ Indus Restaurant. Demo masak juga bisa dijumpai dalam sesi Teater Kuliner yang digelar di Festival Hub @ Taman Kuliner. 

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, mengatakan Ubud Food Festival adalah salah satu festival kuliner terbaik di Indonesia.

“UFF salah satu event kuliner terbaik di Tanah Air. Karena, menyajikan kuliner Indonesia dengan berbagai varian. Selalu ada hal baru di sana. UFF juga mengulik dan memberikan pengetahuan baru buat pecinta kuliner,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap Ubud Food Festival bisa memperkenalkan kuliner khas Indonesia ke wisatawan mancanegara.

“Kita memang tidak memiliki masakan nasional. Karena, kuliner yang kita miliki banyak dan enak-enak. Lewat event ini, saya berharap kuliner Indonesia yang kaya akan rempah bisa diperkenalkan. Sehingga wisatawan mancanegara tau jika masakan Indonesia itu banyak dan nikmat semua,” paparnya.

Ditambahkan Menpar, kuliner juga menjadi salah satu alasan wisatawan mendatangi sebuah destinasi.

“Peran kuliner itu penting. Wisatawan yang hadir di sebuah destinasi, pasti berburu kuliner. Oleh karena itu, kuliner tidak bisa dipisahkan dari pariwisata. Justru semakin memperkuat sektor pariwisata yang impactnya bisa dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya. ***

Editor : Pudja Rukmana