logo

Ramli Hi Muhamad: Saya Pilih Pemimpin Yang Sholatnya Baik

Ramli Hi Muhamad: Saya Pilih Pemimpin Yang Sholatnya Baik

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI, H Ramli Hi Muhamad
16 April 2019 10:10 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Calon Legislatif (Caleg) DPRD DKI Jakarta dari Partai Golkar Nomor Urut 1 daerah pemilihan Jakarta Utara 2 ( Kecamatan Cilincing, Koja, Kelapa Gading, dan dua kecamatan di Kepulauan Seribu) H Ramli Hi Muhamad menegaskan, ia akan melaksanakan instruksi partai politik (parpol) Partai Golkar, yakni memilih pemimpin, Presiden dan Wakil Presiden yang baik.

Kriteria dalam memilih pemimpin menurut Ramli harus bersandar pada agama, adalah figur yang sholatnya yang baik. Ia selalu ditanya oleh pimpinan DPD Partai Golkar DKI Jakarta.

"Siapa presiden dan wakil presiden yang bapak pilih?" "Saya akan melaksanakan instruksi partai dalam memilih pemimpin. Kriterianya adalah mereka yang sholatnya baik," ujar Wakil Ketua Komisi E (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD DKI ini kepada Suarakarya.id, Selasa (16/4/2019).

Ramli Hi Muhamad mengaku tidak mau menyebut nama, agar semua merasakan bahwa dipilih karena memang sholatnya baik.

"Saya tidak mau menyebut nama, karena biar mereka merasa terkena dan memang pantas dipilih oleh masyarakat luas," ucap politisi senior Partai Golkar yang juga penggagas Ramli Center (RC) ini.

Sebagai politisi, Ramli mengajak masyarakat luas di Dapilnya (Jakarta Utara 2) agar berbondong-bodong ke tempat pemungutan suara (TPS) terdekat untuk mencoblos presiden/wakil presiden sesuai hati nuraninya.

"Saya mengajak masyarakat di Jakarta Utara, DKI Jakarta dan secara umum warga negara Indonesia untuk menggunakan hak pilih sebagai warga negara, sesuai Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yakni memilih pemimpin sesuai syariat agama adalah wajib dilaksanakan," ujar Ramli.

Jangan ada yang memilih golongan putih (golput) masa bodo dengan pemilihan pemimpin nasional Presiden-Wakil Presiden, DPR RI, DPRD, dan DPD.

"'Kita semua harus memiliki tanggung jawab dalam memilih pemimpin Indonesia lima tahun ke depan. Ini untuk kemaslakatan umat dalam lima tahun ke depan," kata Ramli.

Editor : Yon Parjiyono