logo

TKSK Memperoleh Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

TKSK Memperoleh Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita (kiri) bersama Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto (kanan), usai memberi santunan. (foto, ist)
15 April 2019 22:47 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: BPJS Ketenagakerjaan beri santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris Alvin Datu Adam dan 12 manfaat Jaminan Kematian (JKM), yakni Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), yang merupakan pekerja non ASN di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos).

Penyerahan manfaat JKK dan JKM dilakukan secara simbolis oleh Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita bersama Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di sela-sela Rapat Kerja Nasional Kemensos, yang diselenggarakan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

Seperti diketahui, sesuai Permensos Nomor 3/2013, TKSK) ialah seorang yang diberi tugas, fungsi dan kewenangan oleh Kemensos dan/atau dinas/instansi sosial provinsi, dinas/instansi sosial Kabupaten/Kota selama jangka waktu tertentu, untuk melaksanakan dan /atau membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial di setiap wilayah penugasan di kecamatan.

“Sejak masa kepesertaan Maret 2018 hingga Maret 2019, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat kepada peserta TKSK ini sebesar Rp. 803 Juta dengan rincian sebesar Rp. 600 Juta untuk pembayaran manfaat JKM dengan 25 kasus dan sisanya Rp. 203 Juta untuk manfaat JKK dengan 4 kasus," jelas Dirut BPJS Ketenagakerjaan.

Di sisi lain, dia juga menyebutkan, kalau Kemensos telah memberi perlindungan pada 7.014 tenaga kerja non ASN, yang berada di jajarannya di seluruh Indonesia. Program perlindungan non ASN ini mencakup perlindungan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).

“Kami mengapresiasi Kemensos yang sudah memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pegawai Non ASN-nya, mudah-mudahan kebijakan ini juga diikuti oleh lembaga dan institusi lainnya,” tuturnya.

Pada tahun 2029 mendatang, dikatakannya, seluruh pegawai Non ASN, Aparatur Sipil Negara, TNI, serta Polri akan dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. Seiring bergabungnya PT Tabungan Asuransi Pensiun (Persero) dan PT Asabri (Persero) dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Editor : Gungde Ariwangsa SH