logo

Perayaan Minggu Palma

Perayaan Minggu Palma

Foto: Pudja Rukmana (Suarakarya.id)
14 April 2019 17:25 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Hari ini, umat Katolik seluruh dunia merayakan Hari Minggu Palma. Tampak anak-anak  Gereja St Philipus Rasul, Teluk Gong, Jakarta saat mengikuti prosesi perayaan Minggu Palma, Minggu (14/4/2019).

Perayaan ini jatuh pada hari Minggu sebelum Paskah. Umat diberi daun palma secara gratis dan dilakukan perarakan sebelum perayaan Ekaristi Kudus. Gereja pun didekorasi dengan sejumlah daun palma.

Dilansir Amorpost, ada 4 hal penting yang hars diketahui tentang perayaan Hari Minggu Palma. Perayaan Minggu Palma merujuk pada empat Injil yakni dalam Markus 11:1-11, Matius 21:1-11, Lukas 19:28-44 dan Yohanes 12:12-19. Dalam keempat Injil disebutkan bahwa Yesus disambut dan dielu-elukan di Yerusalem.

Minggu Palma sebagai peringatan kedatangan Yesus ke Yerusalem juga sebagai tanda dimulainya Pekan Suci bagi umat Katolik. Setelah Minggu Palma, umat Katolik mempersiapkan hati untuk merayakan Kamis Putih/Kamis Suci untuk mengenang perjamuan terakhir Yesus Kristus; lalu mengikuti kisah sengsara Kristus dalam perayaan Jumat Agung, merayakan Sabtu Suci hingga Minggu Paskah.

Minggu Paskah mempresentasikan proklamasi dan pengakuan Yesus sebagai satu-satunya Anak Allah. Melalui perayaan Minggu Palma, umat Katolik memperingati bagaimana Yesus dimuliakan di Yerusalem, dielukan sebagai raja.

Daun palma yang sudah diberkati tidak dibuang. Orang Katholik biasanya menyimpan atau memajangnya bersama salib suci di dinding ruang tamu rumah masing-masing untuk dibakar tahun depan yang akan digunakan pada perayaan Rabu Abu. ***

Editor : Pudja Rukmana