logo

Pendidikan Akhlak Di Pesantren Pondasi Ciptakan Keluarga Harmonis

 Pendidikan Akhlak Di Pesantren Pondasi Ciptakan Keluarga Harmonis

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua dari kiri) (foto,ist)
09 April 2019 15:26 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - TANGERANG: Pesantren punya peran penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. Pendidikan akhlak dan budi pekerti luhur yang diselenggarakan di pesantren bisa berperan menjadi pondasi dari kehidupan keluarga yang harmonis.

Hal itu dikatakan Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kunjungannya ke dua Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (8/4/2019). Ponpes, imbuhnya, menjadi wahana mencetak calon-calon suami yang shalih dan calon-calon istri yang shalihah.

"Suami yang shalih akan memahami tugas dan tanggung jawabnya sesuai ajaran agama, termasuk larangan melakulan kekerasan terhadap anak," ujarnya. Ajaran agama bila diterapkan dengan benar, kata dia, akan menjadi pedoman yang terbaik dalam menjalani kehidupan.

Pada kesempatan itu, Mensos menyampaikan harapan, dari pesantren menjadi tempat persemaian akhlak dan budi pekerti luhur. "Kenyataan menunjukkan kekerasan terhadap anak sudah sedemikian memperihatinkan, termasuk di Provinsi Banten," ujar dia.

Seperti diketahui, jumlah anak terlantar di Banten sekitar 84.000 orang, kemudian 2.000 anak menerima program rehabilitasi sosial anak. Sampai Maret 2019 ada 83 kasus kekerasan anak yang ditangani Sakti Peksos dan kasus kasus ini didominasi oleh kasus kekerasan seksual anak.

Mensos mengingatkan, kekerasan terhadap anak bukan hanya menyebabkan korbannya sakit, jatuh sakit atau luka berat. Kekerasan terhadap anak dapat mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan penderitaan psikis berat pada korban.

Sementara itu, terkait Penguatan Ekonomi Pesantren, Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan atensi terhadap peran pesantren dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Di hadapan pimpinan dan santri Pondok Pesantren Al-Falahiyyah. Mensos menyatakan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesantren dan sekitarnya.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto