logo

Buka Musrenbang Jakut, Gubernur Anies Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

Buka Musrenbang Jakut, Gubernur Anies Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

Gubernur DKI Anies R Baswedan (kiri) bersama Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI H Ramli Hi Muhamad saat membuka Musrenbang Jakarta Utara, Selasa (18/3/2019).
20 Maret 2019 10:29 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2019 di Ruang Pola, Gedung Blok P, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, pada Selasa (19/3/2019).

Dalam forum yang dihadiri Ketua Komisi Komisi E DPRD DKI Ramli Muhamad, berbagai elemen masyarakat dan organisasi pemerintahan itu, Gubernur Anies menekankan pertumbuhan ekonomi berkualitas secara multisektor sebagai tema pembangunan DKI pada tahun 2020.

"Kita ingin perekonomian kita ini maju, berkembang. Indikatornya ada pertumbuhan ekonominya itu. Dikatakan berkualitas jika yang merasakan pertumbuhan adalah semua komponen. Jika yang merasakan pertumbuhan hanya sebagian, maka dia tidak berkualitas. Karena hanya sebagian yang merasakan pertumbuhan," ucapnya.

Gubernur Anies menyebut pertumbuhan ekonomi berkualitas akan meningkatkan kesejahteraan, mengurangi tingkat pengangguran, dan mengentaskan ketimpangan yang selama ini terjadi di Jakarta.

Mantan Mendiknas itu juga mengungkapkan percepatan pembangunan DKI dalam memenuhi kebutuhan dasar, seperti aksesibilitas air, ketersediaan transportasi publik, maupun sistem pengelolaan limbah.

"Kita harus membayangkan DKI itu menjadi kota global. Jangan kita membandingkan dengan kota-kota lain yang levelnya lokal. Itu artinya masalah mendasar beres. Indonesia ini, dengan segala macam tantangannya, anggota G20. G20 itu klub negara paling besar. Ibu Kotanya harus mencerminkan kota yang maju, kota yang modern," katanya

Hal itu artinya ada kesetaraan kesempatan, ada kesejahteraan yang sama bagi semuanya. Itu PR-PR yang mendasar untuk kita semua.

Dalam Musrenbang ini, Gubernur Anies turut menjelaskan beberapa prioritas proyek pembangunan yang berada di Jakarta Utara, antara lain Jakarta International Stadium, ITF (Intermediate Treatment Facility) Sunter, serta pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) Zona 1 Waduk Pluit, Zona 2 Muara Angke, dan Zona 5 Sunter.

Selain itu, terdapat pula penataan Cagar Budaya Rumah Si Pitung dan Masjid Al-Alam, serta kawasan pemukiman di Kali Baru dan Cilincing.

Melalui forum Musrenbang, Gubernur Anies berharap masalah yang selama ini terjadi secara nyata dan dirasakan masyarakat dapat disampaikan secara terbuka, kemudian dicarikan solusinya bersama-sama.

Anies pun menginginkan pola kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat senantiasa menjadi landasan setiap kebijakan yang inovatif, serta berdampak signifikan secara positif dan berkelanjutan.

"Jadi, forum seperti ini mohon dimanfaatkan secara optimal. Untuk Bapak/Ibu semua yang membawa agenda, saya berharap agenda yang dibahas di dalam forum

Musrenbang ini benar-benar agenda yang memiliki dampak bagi masyarakat. Karena itu penting bagi kita," ucapnya. Mengapa yang hadir di sini tokoh-tokoh masyarakat? Karena mereka yang kira-kira merasakan implikasi langsung di masyarakat, yang belum tentu apa yang kita rencanakan dari proses yang top-down itu nyambung dengan apa yang ada kenyataan di masyarakat,

Sementara itu, H Ramli Hi Muhamad menambahkan, jajaran Pemkot Jakarta Utara wajib konsisten melaksanakan apa yang sudah disetujui harus dilaksanakan.

"Jangan sampai program prioritas yang sudah disetujui di Musrenbang hilang, tidak dijalankan, masyarakat tentu kecewa. Khususnya di bidang infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi," kata Ramli.

Pemerintah Provinsi DKI harus hadir di seluruh wilayah Ibu Kota. Kalau ada wilayah di Jakarta belum tersentuh pembangunan, maka harus menjadi perhatian.

"Warga Kampung Sawah, RW 011 Semper Timur, Cilincing belum menikmati prmbangunan sejak Indonesia merdeka. Diskriminasi seperti ini tidak boleh terjadi," kata Ramli.

Editor : Yon Parjiyono