logo

Cawapres Ma'ruf Amin Janji Akan Fokus Pada Strategi Pengembalian Uang Korupsi Ke Negara

Cawapres Ma'ruf Amin Janji Akan Fokus Pada Strategi Pengembalian Uang Korupsi Ke Negara

Cawapres nomor urut 2, Ma'ruf Amin menjadi pembicara dalam Seminar Publik Strategi Pemberantasan Korupsi Untuk Kembalikan Uang Negara di Hotel Sahid Jaya, Selasa (19/3/2019).
20 Maret 2019 06:18 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Ma'ruf Amin berkomitmen untuk memberantas kejahatan korupsi.

Sebab, tindakan korupsi telah merusak tatanan kehidupan berbangsa secara luas. Korupsi juga dapat mengacaukan keuangan Negara, sehingga harus ada tindakan tegas dalam memberantas korupsi.

"Capres Joko Widodo dan saya sebagai cawapres sangat konsen terhadap pemberantasan korupsi. Kami akan memberantas tindak korupsi sampai ke.akar-akarnya," ujar Maruf Amin saat menjadi pembicara tunggal Seminar Publik dengan tema "Stategi Pemberantasan Korupsi Untuk Kebalikan Uang Negara", di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2019).

Hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Presiden Sudarto Danusubroto, Ketua Kadin Haryadi Sukamdani dan para alim-ulama dari Jabodetabek dan Banten.

Pemerintah Joko Widodo- Jusuf Kalla, kata Ma'ruf Amin sudah berhasil dalam melakukan penindakan terhadap tindak pidana korupsi, namun ke depan harus ada sistem pencegah dan penindakan yang lebih tepat dan efektif agar ruang gerak korupsi lebih sempit.

Pembangunan karakter bangsa melalui program revolusi mental untuk mencegah dan mengurangi tindakan korupsi sudah,dan akan terus dilakukan.

" Kegiatan penindakan korupsi sudah menunjukkan kemajuan yang signiikan. Hal itu dapat dilihat dari kinerja KPK dan Kepolisian. Namun kedepan, kami memandang masih perlu ditingkatkan," kata Abah Ma'ruf sapaan akrab Ma'ruf Amin.

Pemerintahan Joko Widodo- Ma'ruf Amin lima tahun kedepan, akan fokus pada upaya pengembalian uang negara yang dikorupsi, dan kini diparkir di luar negeri harus maksimal.

"Kami akan fokus pada strategi bagaimana pengembalian aset pemerintah daerah, pemerintah pusat yang dikorupsi oleh pejabat dan kini berada di luar negeri. Nilainya harus signifikan untuk pembiayaan pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya lagi.

Ketua Panitia Seminar Publik Ismaralda mengatakan, tema yang diangkat dalam seminar ini sengaja dipilih untuk menegaskan bahwa pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin memiliki komitmen yang kuat dalam pemberantasan tindak kejahatan korupsi.

"Kami sengaja memilih tema "Strategi Pemberantasan Korupsi Untuk Kembalikan Uang Negara", karena pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin memiliki komitmen yang kuat untuk pemberantasan korupsi," ucap Isma yang juga Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ini.

Ketua Bidang Energi TKN Jokowi-Ma'ruf, Tumpak Sitorus menambahkan, Jokowi-Ma'ruf Amin akan memanfaatkan instrumen kerja sama pengembalian uang negara melalui pajak.

"Dengan instrumen pengenaan pajak internasional bagi masyarakat yang mendepositokan uangnya di luar negeri, otomatis pengembalian uang negara ke Indonesia akan meningkat dalam lima tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf," Tumpak.

Editor : Yon Parjiyono